Apakah semua Guru wajib memiliki website/blog ?- Sahabat Pembaca, pertanyaan tersebut muncul ketika saya membaca di kisi-kisi soal/materi UKG ( khususnya kisi-kisi UKG Guru SD ), di mana pada kompetensi utama "profesional", kompetensi inti guru "memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri, kompetensi guru " 24.1. memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi", dengan indikator " 24.1.2 menggunakan web/blog sebagai sarana komunikasi antar peserta KKG".
Sahabat, jika memahami kata "menggunakan web-blog" berarti jelas kan bahwa Guru tidak wajib memiliki web/blog, namun wajib bisa menggunakannya sebagai sarana komunikasi antar peserta KKG. Jadi bagi Guru yang saat ini belum memiliki blog, sebaiknya tidak perlu pusing karena kita dapat membuat blog secara gratis selamanya kok. Banyak penyedia blog gratisan, diantaranya wordpress dan blogger.com/blogspot.com/blogspot.co.id. Silakan baca Cara Membuat Blog Gratis di Blogspot ( 5 menit jadi dan langsung bisa diisi artikel ).
Apakah blog gratisan bisa digunakan untuk lebih dari 1 Orang pengguna ?
Sahabat, blog gratisan juga bisa dimanfaatkan sebagai blog untuk ramai-ramai, dalam artian 1 blog bisa dengan beberapa Admin blog. Dengan cara ini, dalam 1 gugus bisa menggunakan hanya 1 blog sebagai media komunikasi antar peserta KKG, malahan di UPTD Dikpora Unit Kecamatan kami, rencananya akan menggunakan 1 blog untuk banyak gugus, dan blog tersebut baru dibuat untuk keperluan Informasi dan berbagi Ilmu Pengetahuan. Silakan kunjungi UPTD Dikpora Unit Kecamatan Buayan
Tampilkan postingan dengan label Blog Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blog Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Senin, 09 November 2015
Kamis, 20 Agustus 2015
Web Sebagai Media Pembelajaran
Websitependidikan.com- Web Sebagai Media Pembelajaran yang Efektif- Sahabat, seiring dengan semakin maju dan berkembangnya dunia teknologi informasi yakni dengan adanya internet yang semakin hari semakin mudah diakses juga oleh masyarakat Indonesia, dalam hal ini oleh warga dunia pendidikan Indonesia dan semua orang yang peduli dengan pendidikan, maka pemanfaatan web sebagai media pembelajaran merupakan salah satu cara yang efekttif dan efisien untuk meningkatkan prestasi belajarnya peserta didik.
Sahabat, saat ini sudah tidak seperti dulu lagi, di mana sekarang sudah banyak orang yang mengakses internet melalui HP,tablet, dan sejenisnya. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh para pendidik dan peserta didik guna meningkatkan hasil pembelajaran. Metode pembelajaran seperti ceramah, tanya, jawab, demonstrasi, pemberian tugas, diskusi kelompok, praktik, dan metode pembelajaran lainnya kiranya tetap dapat dipadukan melalui media web/blog.
Saya yakin bahwa saat ini sudah banyak pendidik yang sudah memanfaatkan web sebagai media pembelajaran, khususnya mereka para pendidik/guru/dosen di tingkat SLTP, SLTA, dan perguruan tinggi ( semoga di jenjang SD/MI nantinya juga bisa diterapkan, sebenarnya saat ini juga sudah banyak sih Guru SD yang memanfaatkan web sebagai media pembelajaran) . Media web cukup disukai oleh para pendidik maupun peserta didik karena media ini memberi warna baru dalam dunia pendidikan. Pendidik lebih mudah menyampaikan tentang materi pelajaran/kuliahnya, sedangkan peserta didik/siswa/mahasiswa pun akan lebih merasa senang atau dalam kata lain proses pembelajaran online akan lebih dirasa asyik dan menyenangkan sehingga materi dapat terserap dengan baik.
Sahabat, mohon maaf sebelumnya ya?, bagi Anda yang belum memanfaatkan web sebagai media pembelajaran, di halaman ini akan saya sampaikan sedikit tentang gambaran/contoh penggunaan web/blog dalam pembelajaran. Ok sob, katakan lah kita sudah memiliki web/blog, jika belum sebaiknya manfaatkan blog gratisan saja dulu, jadi web yang kita gunakan tidak harus yang berbayar, malahan mungkin lebih baik pakai blog gratisan selamanya. he he. Misalkan kita belum punya blog, silakan baca Cara Membuat Web/Blog Gratis. Anggap lah blog sudah jadi, karena membuat blog itu paling butuh waktu sekitar 5 menit. Jika blog sudah jadi, untuk sementara kita jangan dulu memikirkan tentang tampilan blog, yang penting kita mulai saja membuat artikel, misalnya mengisi/membuat artikel tentang materi pelajaran yang akan disampaikan ke siswa pada hari besok, untuk lebih urutnya kurang lebih seperti langkah-langkah di bawah ini :
1. Menulis artikel tentang materi yang akan disampaikan pada hari besok
Kegiatan ini meliputi kegiatan merangkum/meringkas materi dengan sumber buku pegangan pendidik, agar lebih menarik perhatian siswa, bisa kita tambahkan materi yang masih sesuai denga cara mencari di internet, sebaiknya jangan murni copas, jadi edit lah dengan bahasa kita jika memang materi itu bukan sebuah definisi, dan jangan lupa cantumkan link sumbernya.
2. Menugasi siswa untuk membaca dan mengomentari materi
Kegiatan ini tentunya bisa dilakukan pada jam pelajaran di sekolah maupun sebagai tugas/PR, sesuaikan saja dengan kondisi kita dan peserta didik. Adapun tugas yang diberikan kepada siswa juga bisa tugas membaca, menjawab pertanyaan, dan sebagainya.
3. Memberi kesempatan kepada pengunjung umum
Jika ada pengunjung yang bukan siswa Bapak/Ibu yang ikut berkmentar baik komentar dalam bentuk pertanyaan, penguatan, dan sebagainya, maka tanggapilah dengan baik karena pengunjung tersebut bisa membantu kita dalam mewujudkan pembelajaran yang lebih menyenangkan bagi siswa.
4. Setelah tugas selesai, jangan menghapus materi/artikel tersebut
Biarkan artikel/materi yang sudah selesai sebagai arsip web/blog. Dengan demikian, maka siapa pun tetap bisa menikmati hasil materi yang sudah kita rangkum sehingga ilmu tersebut bermanfaat bagi semua pengunjung web/blog kita.
Demikian sekilas tentang Web Sebagai Media Pembelajaran. Semoga pendidikan Indonesia semakin maju dan berkembang.
Baca juga Cara Pemanfaatan Alam Takambang Sebagai Guru/Sumber Ilmu
Sahabat, saat ini sudah tidak seperti dulu lagi, di mana sekarang sudah banyak orang yang mengakses internet melalui HP,tablet, dan sejenisnya. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh para pendidik dan peserta didik guna meningkatkan hasil pembelajaran. Metode pembelajaran seperti ceramah, tanya, jawab, demonstrasi, pemberian tugas, diskusi kelompok, praktik, dan metode pembelajaran lainnya kiranya tetap dapat dipadukan melalui media web/blog.
Saya yakin bahwa saat ini sudah banyak pendidik yang sudah memanfaatkan web sebagai media pembelajaran, khususnya mereka para pendidik/guru/dosen di tingkat SLTP, SLTA, dan perguruan tinggi ( semoga di jenjang SD/MI nantinya juga bisa diterapkan, sebenarnya saat ini juga sudah banyak sih Guru SD yang memanfaatkan web sebagai media pembelajaran) . Media web cukup disukai oleh para pendidik maupun peserta didik karena media ini memberi warna baru dalam dunia pendidikan. Pendidik lebih mudah menyampaikan tentang materi pelajaran/kuliahnya, sedangkan peserta didik/siswa/mahasiswa pun akan lebih merasa senang atau dalam kata lain proses pembelajaran online akan lebih dirasa asyik dan menyenangkan sehingga materi dapat terserap dengan baik.
Sahabat, mohon maaf sebelumnya ya?, bagi Anda yang belum memanfaatkan web sebagai media pembelajaran, di halaman ini akan saya sampaikan sedikit tentang gambaran/contoh penggunaan web/blog dalam pembelajaran. Ok sob, katakan lah kita sudah memiliki web/blog, jika belum sebaiknya manfaatkan blog gratisan saja dulu, jadi web yang kita gunakan tidak harus yang berbayar, malahan mungkin lebih baik pakai blog gratisan selamanya. he he. Misalkan kita belum punya blog, silakan baca Cara Membuat Web/Blog Gratis. Anggap lah blog sudah jadi, karena membuat blog itu paling butuh waktu sekitar 5 menit. Jika blog sudah jadi, untuk sementara kita jangan dulu memikirkan tentang tampilan blog, yang penting kita mulai saja membuat artikel, misalnya mengisi/membuat artikel tentang materi pelajaran yang akan disampaikan ke siswa pada hari besok, untuk lebih urutnya kurang lebih seperti langkah-langkah di bawah ini :
1. Menulis artikel tentang materi yang akan disampaikan pada hari besok
Kegiatan ini meliputi kegiatan merangkum/meringkas materi dengan sumber buku pegangan pendidik, agar lebih menarik perhatian siswa, bisa kita tambahkan materi yang masih sesuai denga cara mencari di internet, sebaiknya jangan murni copas, jadi edit lah dengan bahasa kita jika memang materi itu bukan sebuah definisi, dan jangan lupa cantumkan link sumbernya.
2. Menugasi siswa untuk membaca dan mengomentari materi
Kegiatan ini tentunya bisa dilakukan pada jam pelajaran di sekolah maupun sebagai tugas/PR, sesuaikan saja dengan kondisi kita dan peserta didik. Adapun tugas yang diberikan kepada siswa juga bisa tugas membaca, menjawab pertanyaan, dan sebagainya.
3. Memberi kesempatan kepada pengunjung umum
Jika ada pengunjung yang bukan siswa Bapak/Ibu yang ikut berkmentar baik komentar dalam bentuk pertanyaan, penguatan, dan sebagainya, maka tanggapilah dengan baik karena pengunjung tersebut bisa membantu kita dalam mewujudkan pembelajaran yang lebih menyenangkan bagi siswa.
4. Setelah tugas selesai, jangan menghapus materi/artikel tersebut
Biarkan artikel/materi yang sudah selesai sebagai arsip web/blog. Dengan demikian, maka siapa pun tetap bisa menikmati hasil materi yang sudah kita rangkum sehingga ilmu tersebut bermanfaat bagi semua pengunjung web/blog kita.
Demikian sekilas tentang Web Sebagai Media Pembelajaran. Semoga pendidikan Indonesia semakin maju dan berkembang.
Baca juga Cara Pemanfaatan Alam Takambang Sebagai Guru/Sumber Ilmu
Selasa, 11 Agustus 2015
Cara Membuat Web Sekolah
Websitependidikan.com- Cara Membuat Web Sekolah- Pembaca yang budiman, sebelum pembahasan lebih jauh tentang cara membuat website sekolah, mari kita baca kembali tentang definisi web/blog dan manfaat web sekolah bagi warga sekolah dan dunia pendidikan Indonesia.
Definisi web
Situs web (bahasa Inggris: website) adalah suatu halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berada pada peladen yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi.Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti Internet, ataupun jaringan wilayah lokal (LAN) melalui alamat Internet yang dikenali sebagai URL. Gabungan atas semua situs yang dapat diakses publik di Internet disebut pula sebagai World Wide Web atau lebih dikenal dengan singkatan WWW. ( Sumber : Wikipedia )
Definisi blog
Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.( Sumber : Wikipedia )
Intinya baik menggunakan web atau blog sebenarnya kurang lebihnya sama saja yaitu untuk memberikan informasi yang bermanfaat kepada orang lain di seluruh penjuru dunia. Selain sebagai sarana menginformasikan sesuatu, web/blog juga bisa kita manfaatkan sebagai arsip online.
Sahabat Pembaca, seiring dengan semakin tumbuhkembangnya teknologi informasi, kita mestinya dapat memanfaatkan teknologi sebagai penunjang keberhasilan proses dan hasil pembelajaran sekolah melalui media web. Meminjam istilah pembelajaran berbasis kompetensi, maka bisa dikatakan juga pengembangan kompetensi berbasis web.
Peningkatan dan atau pengembangan kemampuan warga sekolah dapat juga dilakukan dengan cara membangun web sekolah dengan serius. Jika saat ini mayoritas sekolah sudah memiliki akun media sosial seperti facebook, twitter, dan lain-lain, mengapa juga bagi sekolah yang belum memiliki web/blog belum juga membuat web sekolah?, padahal web sekolah itu sangat penting dan bermanfaat. Adapun manfat-manfaat yang kita dapatkan antara lain sebagai berikut :
Manfaat web sekolah bagi Kepala Sekolah
Cara membuat web sekolah
Untuk membuat web/blog sekolah, kita dapat memanfaatkan blog gratisan dulu seperti pembuatan blog pada platfrom blogger dan wordpress. Jika ingin yang berbayar, kita bisa memanfaatkan jasa pembuatan web sekolah, karena sekarang banyak banget penyedia jasa pembuatan web. Silakan cari di mbah Google. Untuk pembuatan web/blog gratisan, silakan baca Cara Membuat Web 5 Menit Langsung Jadi.
Definisi web
Situs web (bahasa Inggris: website) adalah suatu halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berada pada peladen yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi.Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti Internet, ataupun jaringan wilayah lokal (LAN) melalui alamat Internet yang dikenali sebagai URL. Gabungan atas semua situs yang dapat diakses publik di Internet disebut pula sebagai World Wide Web atau lebih dikenal dengan singkatan WWW. ( Sumber : Wikipedia )
Definisi blog
Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.( Sumber : Wikipedia )
Intinya baik menggunakan web atau blog sebenarnya kurang lebihnya sama saja yaitu untuk memberikan informasi yang bermanfaat kepada orang lain di seluruh penjuru dunia. Selain sebagai sarana menginformasikan sesuatu, web/blog juga bisa kita manfaatkan sebagai arsip online.
Sahabat Pembaca, seiring dengan semakin tumbuhkembangnya teknologi informasi, kita mestinya dapat memanfaatkan teknologi sebagai penunjang keberhasilan proses dan hasil pembelajaran sekolah melalui media web. Meminjam istilah pembelajaran berbasis kompetensi, maka bisa dikatakan juga pengembangan kompetensi berbasis web.
Gambar Web Sekolah
Peningkatan dan atau pengembangan kemampuan warga sekolah dapat juga dilakukan dengan cara membangun web sekolah dengan serius. Jika saat ini mayoritas sekolah sudah memiliki akun media sosial seperti facebook, twitter, dan lain-lain, mengapa juga bagi sekolah yang belum memiliki web/blog belum juga membuat web sekolah?, padahal web sekolah itu sangat penting dan bermanfaat. Adapun manfat-manfaat yang kita dapatkan antara lain sebagai berikut :
Manfaat web sekolah bagi Kepala Sekolah
- sarana publikasi online tentang profil sekolah
- memudahkan terwujudnya visi dan misi sekolah
- lebih mudah dalam memantau kondisi sekolah
- mengerti kebutuhan sekolah sehingga lebih cepat dan mudah berpartisipasi memajukan sekolah
- meningkatkan kompetensi
- membantu siswa dalam berkreasi
- terjadi interaksi aktif secara online
- menyediakan sarana belajar bagi siswa yang tidak terbatas pada ruang dan wakt
- bisa mengakses data-data tentang sekolah tanpa harus datang ke sekolah
- memantau kemajuan/perkembangan sekolah
- bisa dijadikan referensi dan rujukan untuk memilih sekolah yang benar-benar berkualitas
- menjadi sarana belajar yang bisa menumbuhkembangkan kreatifitas siswa
- menjadi sarana belajar yang menyenangkan
- melihat informasi terbaru dari sekolah
- mengakses materi pelajaran yang ada di sekolah dan tak terbatas
- mengerjakan tugas secara online
- meningkatkan hasil belajar siswa
Cara membuat web sekolah
Untuk membuat web/blog sekolah, kita dapat memanfaatkan blog gratisan dulu seperti pembuatan blog pada platfrom blogger dan wordpress. Jika ingin yang berbayar, kita bisa memanfaatkan jasa pembuatan web sekolah, karena sekarang banyak banget penyedia jasa pembuatan web. Silakan cari di mbah Google. Untuk pembuatan web/blog gratisan, silakan baca Cara Membuat Web 5 Menit Langsung Jadi.
Minggu, 19 April 2015
Ini 6 Syarat Mencari Ilmu
Enam Syarat Mencari Ilmu-Menurut Ali Bin Abi Thalib ada 6 syarat mencari ilmu yakni cerdas, giat/rajin ( semangat ), sabar, bekal ( biaya ), petunjuk dari guru, dan waktu yang lama. Enam sayarat tersebut disampaikan oleh Ali Bin Abi Thalib via syairnya yang terjemahannya " Tidak akan berhasil seseorang dalam mencari ilmu kecuali dengan enam syarat, maka akan saya sampaikan kepadamu keseluruhan syarat-syarat tersebut dengan jelas. Cerdas, giat, sabar, mempunyai biaya, adanya petunjuk dari seorang guru, dan dalam waktu yang lama".
Syarat-syarat tersebut berlaku untuk syarat mencari ilmu agama maupun ilmu umum. Untuk lebih jelasnya simak sedikit penjelasan di bawah ini :
1. Cerdas-Menurut Hasan Sadily, dkk, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Depdikbud, Jakarta, 1997, halaman 186,cerdas dapat diartikan sebagai sempurna dalam perkembangan akal dan budi (untuk berpikir, mengerti ). Anak/Orang yang cerdas juga dapat diartikan sebagai manusia yang tajam pikirannya, sehingga dapat mengingat, menghafal, dan memahami apa yang dipelajarinya dengan cepat. Selain definisi di atas, Muhammad Said Mursi,pada Op.Cit, halaman 207 menjelasakan bahwa kecerdasan ( intellegensi ) adalah kemampuan untuk memahami keterkaitan antara berbagai hal, kemampuan untuk mencipta, memperbaharui, mengajar, berpikir, memahami, mengingat, merasakan, berimajinasi, memecahkan permasalahan, dan kemampuan untuk mengerjakan berbagai pekerjaan dalam berbagai tingkat kesulitan. Dari definisi tersebut sangatlah tepat apa yang dikemukakan oleh Ali Bin Abi Thalib, di mana cerdas ditempatkan pada syarat yang pertama dalam menuntut ilmu. Jika anak/orang memiliki kecerdasan yang tinggi maka akan cepat menyerap ilmu yang sengaja dipelajari maupun yang tidak sengaja dipelajari, sebaliknya jika seseorang memiliki kecerdasan yang rendah maka akan lebih membutuhkan waktu lama dalam menyerap suatu ilmu.
2. Giat ( Rajin; Semangat )- Giat dalam hal ini diartikan sebagai kegigihan dan keuletan/ketekunan dalam menghadapi problem-problem yang ada dalam proses belajar.
3. Sabar-Ada beberapa definisi/pengertian sabar sebagai berikut:
3. Sabar-Ada beberapa definisi/pengertian sabar sebagai berikut:
- Sabar adalah tahan dalam menghadapi cobaan, tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, dan tidak patah hati. ( Ibid halaman 158-160 )
- Sabar ialah tetap dan teguhnya dorongan keagamaan dalam menghadapi dorongan hawa nafsu. ( Imam Muhyidin An-Nawawi, Al Adzkar, Darul Ihya; Indonesia, hal 4 ).
- Definisi sabar menurut bahasa adalah bahwa sabar berasal dari bahasa Arab yakni " Shobaro " yang sudah menjadi bentuk infinitif ( masdar ) " Shobron ". Dari segi bahasa sabar berarti menahan atau mencegah. Kata sabar sudah menjadi istilah dalam bahasa Indonesia.
- Menurut istilah, sabar adalah menahan diri dari sifat kegundahan dan rasa emosi, kemudian menahan lisan dari keluh kesah serta menahan anggota tubuh dari perbuatan yang tidak terarah.( http://islamiyyah.mywibes.com/ )
4. Mempunyai biaya- Mempunyai biaya di sini diartikan sebagai ongkos yang mencukupi untuk biaya hidup, sekiranya orang yang mencari/menuntut ilmu tidak lagi membutuhkan pertolongan dari orang lain dalam masalah rejeki. Jika pencari ilmu, dalam hal ini para siswa yang masih duduk di bangku SD, SLTP, dan SLTA mungkin masalah biaya sudah ditanggung oleh orang tuanya atau walinya, dengan demikian maka seorang pelajar dapat fokus dalam setiap harinya untuk belajar. Apalagi saat sekarang banyak siswa yang menerima BSM.
Seseorang yang sedang mencari ilmu disyaratkan untuk mempunyai biaya (ongkos). Dimaksudkan supaya orang tersebut bisa berkonsentrasi secara penuh dalam mencari ilmu (belajar) sehingga tidak terganggu dengan pemikiran-pemikiran yang lain yang bisa mengganggu dalam proses belajarnya, seseorang tidak mungkin bisa menuntut ilmu dengan baik apabila dia tidak mempunyai biaya untuk membeli alat-alat kebutuhan belajar, seperti buku pelajaran misalnya, atau seseorang tidak akan bisa belajar dengan tenang apabila dia kekurangan uang untuk kebutuhan sehari-hari, seperti halnya kebutuhan untuk makan. Jadi, kalau secara logika tidak mungkin seseorang bisa belajar dengan baik apabila konsentrasinya masih terpecah dalam masalah biaya kehidupannya, kalaupun orang tersebut bisa menutupi kekurangannya dalam hal biaya (ongkos) ini dengan bekerja sambilan, tetap saja akan mempengaruhi konsentrasinya dalam belajar, sebab orang tersebut konsentrasinya terpecah antara bagaimana cara mencari biaya hidup dengan bagaimana agar pelajaran yang dia dapat bisa dikuasai dengan baik.
Orang Jawa mengatakan “jer basuki mowo beo”, kesuksesan atau kejayaan tidak akan pernah bisa tercapai kecuali dengan adanya biaya. Kiranya hal ini tepat adanya bila dicocokkan dengan persyaratan bulghoh/bekal,sebagaimana ongkos (biaya) mempunyai andil yang sangat besar dalam mencapai kesuksesan atau kejayaan.
5. Adanya petunjuk dari guru-Guru adalah orang yang bertanggung jawab terhadap upaya perkembangan jasmani dan rohani peserta didik agar mencapai tingkat kedewasaan, sehingga ia mampu menunaikan tugas-tugas kemanusiaannya (baik sebagai khalifah maupun ‘abd). Guru bertanggung jawab tidak sebatas dinding sekolah, tetapi juga di luar sekolah. Hal ini mau tidak mau menuntut guru agar selalu memperhatikan sikap, tingkah laku, dan perbuatan anak didiknya tidak hanya di lingkungan sekolah, tapi juga di luar sekolah. Dengan kata lain, tugas guru adalah melahirkan atau membentuk manusia yang pandai dan berbudi mulia serta taat kepada Tuhan,sehingga mereka (anak didik) menjadi manusia yang berguna, baik untuk dirinya maupun untuk orang lain, serta yang tidak kalah pentingnya ialah manfaat untuk agamanya sehingga mereka mampu mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Guru mempunyai peranan sangat penting dalam proses belajarnya para siswa/pelajar, memang benar ada sesorang yang dapat belajar tanpa guru ( otodidak ), akan tetapi model belajar tanpa guru sangatlah rentan dengan kekeliruan. Menurut saya, jika Anda ingin belajar otodidak tentang kajian ilmu positif apapun dengan sumber buku, internet, dan lain-lain sebaiknya apa yang telah Anda pelajari dan pahami, tanyakanlah tentang kebenarannya kepada seseorang/guru yang ahli di bidangnya.
6. Waktu yang lama- Yang dimaksud dengan waktu yang lama adalah bahwasanya di dalam mencari ilmu apabila seseorang menginginkan agar benar-benar menguasai suatu ilmu maka haruslah mempelajari ilmu tersebut dalam waktu yang relatif lama, sebab hal-hal yang berhubungan dengan ilmu tersebut sangat banyak sehingga tidak bisa ditempuh dalam waktu yang singkat. Coba Anda hitung berapa banyak disiplin ilmu yang ada dari jenjang pendidikan yang terendah sampai yang tertinggi baik di jenjang pendidikan formal maupun non formal. Mungkin semakin banyak kita belajar maka kita akan semakin merasa bodoh karena begitu banyaknya ilmu yang sebelumnya kita belum pernah mengetahuinya.
Demikian 6 syarat mencari ilmu, semoga kita bisa meniru Ilmu Padi, yang mana semakin berisi maka semakin menunduk. Semoga bermanfaat
Sumber bacaan : http://library.walisongo.ac.id/
Langganan:
Postingan (Atom)



