Tampilkan postingan dengan label Media Pembelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Media Pembelajaran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 November 2015

Cara Mendidik Anak Belajar di Rumah dengan Baik

Cara Mendidik Anak di Rumah dengan Baik-  Tidak semua Bapak/Ibu berprofesi sebagai Guru yang tugasnya mendidik peserta didik di sekolah, namun semua Orang Tua ( Bapak dan Ibu ) adalah pendidik. Sebagai Bapak/Ibu dari anak kesayangan Anda, sejak anak Anda masih dalam kandungan, Anda sudah mulai mendidiknya. Sejak putra/putri Anda lahir, Anda juga sudah mulai mengajarkan/mendidiknya tentang bagaimana cara berbicara, walaupun seakan Anda berbicara sendiri dengan sangat ramah dan penuh ceria bahagia. Kemudian ketika buah hati Anda sudah mulai Anda suapin dengan bubur, Anda juga sekaligus mengenalkan bahasa, kalimat, kata. hal ini terbukti Anda selalu memerintah anak balita Anda untuk membuka mulutnya dengan kalimat " ayo sayang makan, A a a a, aem" atau dengan kalimat lainnnya, jadi otomatis Anda sudah melatih anak untuk mengucapkan huruf A.

Selanjutnya, silakan baca:
A. Cara Mendidik Anak Balita ( Pra Sekolah ) untuk Belajar :

1. Kenalkan huruf dan kata/kalimat sederhana;
2. Kenalkan angka 1-10 dulu, bisa dilanjutkan ke angka berikutnya jika anak dirasa mampu;
3. Kenalkan sebutan yang benar kepada Anda ( Bapak/Ibu ) dan sebutan/nama panggilan ke kakak/adik, serta anggota keluarga yang lain seperti kakek, nenek, dan sebagainya;
4. dan lain-lain

A. Cara Mendidik Anak Usia Sekolah ( SD/SMP/SMA )

Cara Mendidik Anak Belajar di Rumah dengan Baik

1. Beri pengertian tentang keutamaan belajar pemahaman
Hafalan merupakan cara belajar anak  dalam proses awal belajar mereka.Beri pengertian kepada anak Anda tentang bagaimana cara belajar yang mengutamakan pemahaman daripada hafalan.
.
2. Tandai kesalahan/pelajaran yang belum dipahami
Suruh anak Anda untuk menandai atau mencatat tentang hal/materi pelajaran yang belum dipahaminya sewaktu menerima materi dari Gurunya. Hal ini penting karena memudahkan Anda dalam membimbing belajar Anak Anda di rumah.

3. Beri kebebasan untuk menyampaikan pendapat/berbicara dan bergaul
Sebuah keterampilan hidup yang penting adalah kemampuan untuk menyatukan orang-orang dari segala usia dalam percakapan. Biarkan Anak Anda bersosialisasi dengan lingkungan.

4. Bantu Anak Anda dalam Mengerjakan PR
Jika Anak Anda merasa kesulitan dalam mengerjakan PR, maka bantulah dalam mengerjakannya. Bantuan Anda cukup sekedar membimbing dengan cara memberi contoh lain dan cara lainnya. Intinya jangan sampai memberi jawaban. Biarlah Anak Anda menemukan jawabannya sendiri.

5. Ajak Anak Anda bertamasya
Saat liburan sekolah, ajaklah Anak Anda berkunjung ke tempat wisata yang kiranya cocok untuk menambah pengetahuan yang bermanfaat bagi Anak Anda.

6. Manfaatkan media pembelajaran online
Untuk memperluas dan memperdalam pengetahuan Anak Anda, arahkan mereka untuk mencari ( carikan ) referensi ilmu pengetahuan di internet

Demikian tentang Cara Mendidik Anak Belajar di Rumah dengan Baik. Semoga bermanfaat

Rabu, 26 Agustus 2015

Cara Pemanfaatan Alam Takambang sebagai Media Pembelajaran dan Sumber Ilmu yang Akurat

Websitependidikan.com- Cara Pemanfaatan Alam Takambang sebagai Media Pembelajaran dan Sumber Ilmu yang Akurat- Alam Takambang adalah alam yang membentang luas di sekitar kita, termasuk didalamnya tentang semua peristiwa dan fenomena alam. Sedangkan pengertian alam takambang jadi guru sesuai kutipan dari https://id.wikiquote.org/wiki/Alam_takambang_jadi_guru adalah  Bahasa Indonesia: Alam yang terhampar menjadi guru. Arti: Orang Minang atau umat manusia pada umumnya harus bisa belajar dari segala kejadian dan fenomena yang ada di alam. Umat manusia haruslah dinamis dan bisa menyesuaikan serta mengembangkan dirinya di mana pun ia berada, baik di tanah asal atau pun di tanah rantau. Umat manusia dituntut untuk bisa selaras dengan alam dan menjadi rahmat bagi seluruh alam. (Peribahasa ini merupakan induk dari ribuan peribahasa Minang lainnya).

Cara Pemanfaatan Alam Takambang sebagai Media Pembelajaran dan Sumber Ilmu yang Akurat
 Cara Pemanfaatan Alam Takambang sebagai Media Pembelajaran dan Sumber Ilmu yang Akurat

Sahabat Pembaca, tidak ada satu pun dari para Ilmuwan yang tidak memanfaatkan alam sebagai sumber belajarnya karena alam memiliki atau merupakan sumber ilmu yang tak terbatas jumlahnya. Sebagai contoh tentang sejarah penciptaan korek api yang tak lain dan tak bukan adalah mencontoh dari peristiwa alam yang salah satu contohnya percikan api hasil gesekkan dua batu yang digesekkan. Contoh lain : penciptaan pesawat terbang yang modelnya mirip hewan capung, pemanfaatan lebah sebagai pembantu pada alat pendeteksi bom, dan lain sebagainya yang tentunya apa pun jenis hasil ciptaannya atau pemanfaatan, semuanya berawal dari guru yang disebut alam takambang.

Tuhan Yang Maha Esa menciptakan alam semesta memang untuk makhluk ciptaan-Nya. Dalam alam ini terkandung ilmu yang tak pernah habis, namun memang perlu kerja pikir keras untuk menemukan atau mendapatkan ilmu yang ada. Contoh kecil saja : siapa sih yang memulai mangga itu bisa dikonsumsi oleh manusia?, siapa juga yang memulai/menemukan bahwa padi/beras/nasi mengandung karbohidrat?, tentu semuanya ada yang memulai/menemukannya. Hal ini juga terlihat pada penemuan atau hasil penelitian para Ilmuwan/Ahli tentang kandungan/manfaat sesuatu misalkan  seorang Ilmuwan menemukan khasiat dari tumbuhan yang sebelumnya dianggap tanaman yang tak berguna, dan seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi sering ada penemuan-penemuan baru tentang manfaat dari ciptaan Tuhan. Namun demikian, sampai sekarang pun masih banyak, misalnya tumbuhan yang belum diketahui oleh manusia tentang manfaatnya.

Cara Pemanfaatan Alam Takambang sebagai Media Pembelajaran dan Sumber Ilmu yang Akurat

Alam Takambang

Sahabat, sepertinya saya agak nglantur tuh di atas, oleh karena itu langsung saja deh masuk ke pembahasan tentang alam takambang sebagai media pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa sekolah maupun bagi para orang yang masih mau terus belajar memperdalam dan memerluas ilmunya. Sangat lah wajar jika orang Minang mengatakan bahwa alam takambang jadi guru karena memang alam takambang merupakan sumber belajar/sumber ilmu yang sangat baik.

Di bawah ini adalah salah contoh pemanfaatan alam takambang sebagai media pembelajaran dan sumber ilmu yang akurat :

Misalkan di suatu kelas baik di jenjang SD/SLTP/SLTA  maupun Perguruan Tinggi sedang mempelajari tentang tumbuhan dan hewan. Alangkah baiknya guru memilih metode pembelajran yang variatif yakni dengan memadukkan antara metode ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan metode lainnya yang sesuai dengan materi pembelajaran.

Langkah-langkah pembelajaran :
  • bentuk lah kelompok diskusi
  • jelaskan sekilas saja tentang materi pembelajaran
  • jelaskan tentang tugas yang harus mereka kerjakan/lakukan di area persawahan ( misalnya suruh mereka mencari berbagai jenis rumput yang ada di sawah, menangkap belalang, menangkap kupu-kupu, menulis berbagai jenis nama tanaman palawija, dan sebagainya )
  • ajak lah peserta didik ke luar kelas, misalnya menuju area persawahan ( sesuaikan dengan lingkungan )
  • suruh mereka berpencar sesuai kelompoknya masing-masing
  • dekatilah atau bimbinglah masing-masing kelompok secara bergantian ( pada kegiatan bimbingan ini, bisa dengan mengadakan tanya jawab dan diskusi )
  • setelah tugas mereka selesai, kembali lah ke kelas ( misalkan mereka sudah mendapatkan berbagai jenis rumput dan berhasil menangkap belalang dan lain-lain ) kemudian suruh lah mereka melakukan presentasi
  •  buat lah kesimpulan bersama
 Di atas merupakan langkah-langkah singkatnya saja, Anda bisa mengembangkan sendiri. Pada contoh di atas seakan-akan metode tersebut hanya cocok denga materi IPA, namun sebenarnya hampir semua pelajaran bisa masuk asalkan kita mau menggali lebih dalam tentang pengalaman belajar yang telah dilakukan oleh mereka. Jadi misalkan dalam 1 bulan mereka diajak untuk melakukan pembelajaran di luar sebanyak 1 kali saja, rasanya bisa cukup sebagai tambahan materi pada beberapa mata pelajaran selama bulan satu bulan tersebut, misalkan :
  • IPA- pengalaman belajar peserta didik yang terwujud dalam melihat/memegang, ataupun dari pertanyaan siswa ke guru tentang nama tumbuhan/hewan yang dilihatnya tetapi mereka belum tahu namanya
  • Bahasa Indonesia- terlihat pada keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan ( keterampilan berbicara ), bisa juga denagn cara menyuruh mereka menuangkan hasil pengalaman di luar kelas ke dalam sebuah tulisan berbentuk karangan deskripsi, bentuk puisi, dan sebagainya
  • Matematika- suruh lah mereka menghitung luas dan keliling sawah
  • Penjasorkes- cukup jelas
  • IPS- letak geografi sawah, kegiatan para petani, dan sebagainya
  • SBK- manfaatkan tumbuhan sebagai alat/bahan pembelajaran, misalkan pada materi anyaman, suruh lah mereka menganyam dengan bahan daun pisang
  • dan lain sebagainya
Sahabat, kegiatan pembelajaran di luar kelas sangat lah menyenangkan bagi siswa dan juga guru. Di mana kegiatan semacam ini juga bisa menumbuhkan kreatifitas siswa, atau lebih lengkapnya merupakan Pembelajaran yang Aktif, Inovatif, Kreatif, dan Menyenangkan ( PAIKEM ).

Demikian tentang Cara Pemanfaatan Ala Takambang sebagai Media Pembelajaran dan Sumber Ilmu yang Akurat. Semoga bermanfaat

Kamis, 20 Agustus 2015

Web Sebagai Media Pembelajaran

Websitependidikan.com- Web Sebagai Media Pembelajaran yang Efektif- Sahabat, seiring dengan semakin maju dan berkembangnya dunia teknologi informasi yakni dengan adanya internet yang semakin hari semakin mudah diakses juga oleh masyarakat Indonesia, dalam hal ini oleh warga dunia pendidikan Indonesia dan semua orang yang peduli dengan pendidikan, maka pemanfaatan web sebagai media pembelajaran merupakan salah satu cara yang efekttif dan efisien untuk meningkatkan prestasi belajarnya peserta didik.

Web Sebagai Media Pembelajaran

Sahabat, saat ini sudah tidak seperti dulu lagi, di mana sekarang sudah banyak orang yang mengakses internet melalui HP,tablet, dan sejenisnya. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh para pendidik dan peserta didik guna meningkatkan hasil pembelajaran. Metode pembelajaran seperti ceramah, tanya, jawab, demonstrasi, pemberian tugas, diskusi kelompok, praktik, dan metode pembelajaran lainnya kiranya tetap dapat dipadukan melalui media web/blog.

Saya yakin bahwa saat ini sudah banyak pendidik yang sudah memanfaatkan web sebagai media pembelajaran, khususnya mereka para pendidik/guru/dosen di tingkat SLTP, SLTA, dan perguruan tinggi ( semoga di jenjang SD/MI nantinya juga bisa diterapkan, sebenarnya saat ini juga sudah banyak sih Guru SD yang memanfaatkan web sebagai media pembelajaran) . Media web cukup disukai oleh para pendidik maupun peserta didik karena media ini memberi warna baru dalam dunia pendidikan. Pendidik lebih mudah menyampaikan tentang materi pelajaran/kuliahnya, sedangkan peserta didik/siswa/mahasiswa pun akan lebih merasa senang atau dalam kata lain proses pembelajaran online akan lebih dirasa asyik dan menyenangkan sehingga materi dapat terserap dengan baik.

Sahabat, mohon maaf sebelumnya ya?, bagi Anda yang belum memanfaatkan web sebagai media pembelajaran, di halaman ini akan saya sampaikan sedikit tentang gambaran/contoh penggunaan web/blog dalam pembelajaran. Ok sob, katakan lah kita sudah memiliki web/blog, jika belum sebaiknya manfaatkan blog gratisan saja dulu, jadi web yang kita gunakan tidak harus yang berbayar, malahan mungkin lebih baik pakai blog gratisan selamanya. he he. Misalkan kita belum punya blog, silakan baca Cara Membuat Web/Blog Gratis. Anggap lah blog sudah jadi, karena membuat blog itu paling butuh waktu sekitar 5 menit. Jika blog sudah jadi, untuk sementara kita jangan dulu memikirkan tentang tampilan blog, yang penting kita mulai saja membuat artikel, misalnya mengisi/membuat artikel tentang  materi pelajaran yang akan disampaikan ke siswa pada hari besok, untuk lebih urutnya kurang lebih seperti langkah-langkah di bawah ini :

1. Menulis artikel tentang materi yang akan disampaikan pada hari besok

Kegiatan ini meliputi kegiatan merangkum/meringkas materi dengan sumber buku pegangan pendidik, agar lebih menarik perhatian siswa, bisa kita tambahkan materi yang masih sesuai denga cara mencari di internet, sebaiknya jangan murni copas, jadi edit lah dengan bahasa kita jika memang materi itu bukan sebuah definisi, dan jangan lupa cantumkan link sumbernya.

2. Menugasi siswa untuk membaca dan mengomentari materi

Kegiatan ini tentunya bisa dilakukan pada jam pelajaran di sekolah maupun sebagai tugas/PR, sesuaikan saja dengan kondisi kita dan peserta didik. Adapun tugas yang diberikan kepada siswa juga bisa tugas membaca, menjawab pertanyaan, dan sebagainya.

3. Memberi kesempatan kepada pengunjung umum

Jika ada pengunjung yang bukan siswa Bapak/Ibu yang ikut berkmentar baik komentar dalam bentuk pertanyaan, penguatan, dan sebagainya, maka tanggapilah dengan baik karena pengunjung tersebut bisa membantu kita dalam mewujudkan pembelajaran yang lebih menyenangkan bagi siswa.

4. Setelah tugas selesai, jangan menghapus materi/artikel tersebut

Biarkan artikel/materi yang sudah selesai sebagai arsip web/blog. Dengan demikian, maka siapa pun tetap bisa menikmati hasil materi yang sudah kita rangkum sehingga ilmu tersebut bermanfaat bagi semua pengunjung web/blog kita.

Demikian sekilas tentang Web Sebagai Media Pembelajaran. Semoga pendidikan Indonesia semakin maju dan berkembang.

Baca juga Cara Pemanfaatan Alam Takambang Sebagai Guru/Sumber Ilmu