Kamis, 12 November 2015

Daftar Alamat Lengkap dan Situs Web Resmi Kementerian Republik Indonesia

Daftar Alamat Lengkap dan Situs Web Resmi Kementerian Republik Indonesia ( RI )- Sahabat Pembaca, sebagaimana yang kita ketahui bahwa semua situs web pemerintah Indonesia itu memakai domain go.id, di mana go diambil dari kata Government dan id merupakan akronim dari Indonesia. Pedoman dalam melakukan persetujuan usulan nama domain .go.id dari Instansi Pemerintah adalah berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 28 Tahun 2006 tentang Penggunaan Nama Domain .go.id untuk Situs Web Resmi Pemerintah Pusat dan Daerah.

Berikut ini daftar alamat, nomor telepon, fax, email, dan 30 situs web resmi Kementerian Republik Indonesia

1. Kementerian Dalam Negeri Indonesia 
  • Alamat : Jl. Medan Merdeka Utara No. 7, Jakarta Pusat 
  • Telp. (021) 3450038, 
  • Fax (021) 3851193, 34830261,3846430
  • Email: pusdatinkomtel@kemendagri.go.id 
  • Situs Web :  http://www.kemendagri.go.id/
2. Kementerian Luar Negeri Indonesia
  • Alamat: Jl. Taman Pejambon No. 6 Jakarta Pusat 10110
  • Telepon: 021-344 1508
  • Fax: 021-380 551
  • Email: infomed@deplu.go.id
  • Web Resmi : http://www.kemlu.go.id/
3. Kementerian Pertahanan Indonesia
  • Alamat : Jl.Medan Merdeka Barat No. 13-14 Jakarta Pusat
  • KOTAK POS 2005 JAKARTA 10020
  • Email : ppid@kemhan.go.id  
  • Web Resmi : http://www.kemhan.go.id
4. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia
5. Kementerian Keuangan Indonesia
  • Alamat: Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4 Jakarta 10710
  • Telepon: 021-384 1067
  • Fax: 021-380 8395
  • Email: helpdesk@depkeu.go.id
  • Website: www.depkeu.go.id
6. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia
  • Alamat: Jl. Merdeka Selatan 18 Jakarta 10110
  • Telepon: 021-380 4242
  • Fax: 021-384 7461
  • Email: pie@esdm.go.id
  • Website: www.esdm.go.id
7. Kementerian Perindustrian Indonesia
  • Alamat: Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52-53 Jakarta 12950
  • Telepon:021-525 6548, 021-522 9592
  • Email:pusdatin@kemenperin.go.id
  • Website: www.kemenperin.go.id
8. Kementerian Perdagangan Indonesia
  • Alamat: Jl. M.I. Ridwan Rais No. 5 Jakarta 10110
  • Telepon: 021-385 8337
  • Faks: 021-385 8337
  • Email:pusdata@kemendag.go.id 
  • Website: www.kemendag.go.id
9. Kementerian Pertanian Indonesia
  • Alamat: Jl. Harsono RM No.3 Ragunan PS. Minggu Jakarta 12550            
  • Telepon: 021-780 4056            
  • Faks: 021-780 4237            
  • Email: webmaster@deptan.go.id            
  • Website: www.pertanian.go.id
10. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia
  • Alamat: Gedung Manggala Wana Bakti Jl. Gatot Subroto - Senayan Jakarta - 10207
  • Jl. DI Panjaitan Kav. 24 Jakarta Timur 13410
  • Telepon: 021-5704501 s.d. 04  - 021-851 7184
  • Faks: 021-851 7184
  • Email: pusdata@dephut.go.id dan edukom@menlh.go.id
  • Website: www.dephut.go.id dan www.menlh.go.id
11. Kementerian Perhubungan Indonesia
  • Alamat: Jl. Merdeka Barat No. 8 Jakarta 10110
  • Telepon: 021-381 1308
  • Faks: 021-345 1657
  • Website: www.dephub.go.id
12. Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia
  • Alamat: Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta 10041
  • Telepon: 021-3520350 
  • Fax: 021-351 9133
  • Email: pusdatin@kkp.go.id
  • Website: www.kkp.go.id
13. Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia
  • Alamat: Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 51 Jakarta 12950
  • Telepon: 021-522 9285 
  • Fax: 021-797 4488 
  • Email: redaksi_balitfo@depnakertrans.go.id
  • Website: www.depnakertrans.go.id
14. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia
  • Alamat: Jl. Pattimura No. 20, Kebayoran Baru Jakarta 12110
  • Telepon: 021-739 2262 
  • Email: punet@pu.go.id 
  • Website: www.pu.go.id
15. Kementerian Kesehatan Indonesia
  • Alamat: Jl. H.R. Rasuna Said Blok X 5 Kav. 4-9 Blok A Jakarta 12950
  • Telepon: 021-520 1590
  • Email: kontak@kemkes.go.id 
  • Website: www.depkes.go.id
16. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia
  • Alamat: Jl. Jend. Sudirman Pintu 1 Senayan Jakarta 10002
  • Telepon: 021-573 1618
  • Faks: 021-573 6870 
  • Email: pusdatin@depdiknas.go.id
  • Website: www.kemdiknas.go.id
17. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia
  • Alamat: Gedung II BPP Teknologi Lt. 6 Jl. MH Thamrin 8 Jakarta 10340
  • Telepon: 021-316 9181
  • Faks: 021-310 1952
  • Email: webmstr@ristek.go.id
  • Website: www.ristek.go.id
18. Kementerian Sosial Indonesia 
Situs Web Resmi : https://kemsos.go.id/

19. Kementerian Agama Indonesia
  • Alamat: Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta 10710
  • Telepon: 021-381 2306
  • Fax: 021-381 1436
  • Email: pikda@kemenag.go.id
  • Website: www.kemenag.go.id
20. Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia

Daftar Alamat Lengkap dan Situs Web Resmi Kementerian Republik Indonesia
  • Alamat: Jalan Medan Merdeka Barat No 9, Jakarta 10110
  • Telepon : 021  3452841
  • Email : humas@mail.kominfo.go.id 
  • Web : http://kominfo.go.id/
21. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia
  • Alamat: Jl. Abdul Muis No. 7 Jakarta
  • Telepon: 021-350 0334 
  • Faks: 021-350 0334
  • Website: www.kemenegpdt.go.id
22. Kementerian Agraria dan Tata Ruang Indonesia
  • Alamat: BPN-SIP Lantai 5 Jl. Sisingamangaraja No.2, Keb. Baru - Jakarta 12110
  • Telepon: 021-739 3939 
  • Fax: 021-722 9751 
  • Email: humas@bpn.go.id
  • Website: www.bpn.go.id
23. Kementerian Sekretariat Negara Indonesia
  • Alamat: Jl. Veteran No. 17-18 Jakarta Pusat 10110
  • Telepon: 021-3458595
  • Fax: 021-348 34759
  • Email: webmaster@setneg.go.id
  • Website: www.setneg.go.id
24. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia
  • Alamat: Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 3-4 Kuningan Jakarta 12940
  • Telepon: 021-520 4366-72 
  • Faks: 021-520 4378 
  • Email: bagdat@depkop.go.id
  • Website: www.depkop.go.id
25.Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia
  • Alamat: Jl. Merdeka Barat 15 Jakarta 10110
  • Telepon: 021-380 5563
  • Email: rury@menegpp.go.id
  • Website: www.menegpp.go.id
26. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia
  • Alamat: Jl. Jend. Sudirman Kav. 69 Jakarta
  • Telepon: 021-739 8381
  • Faks: 021-739 8385
  • Website: www.menpan.go.id
27. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia
  • Alamat: Jl. Taman Suropati No. 2 Jakarta 10310
  • Telepon: 021-390 5650
  • Faks:021-334 779
  • Website: www.bappenas.go.id
28. Kementerian Badan Usaha Milik Negara Indonesia
  • Alamat: Jl. Medan Merdeka Selatan No . 13 Jakarta 10110
  • Telepon: 021- 29935678
  • Faks: 021- 29935678
  • Website: www.bumn.go.id
29. Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia
30. Kementerian Pariwisata Indonesia
  • Alamat: Gedung Sapta Pesona Jl. Medan Merdeka Barat No. 17 Jakarta 10110
  • Telepon: 021-383 8167
  • Fax: 021-384 9715
  • Email: pusdatin@budpar.go.id
  • Website: www.parekraf.go.id/
Demikian Daftar Alamat Lengkap dan Situs Web Resmi Kementerian Republik Indonesia. Semoga bermanfaat

Tujuan Pendidikan Nasional

Tujuan Pendidikan Nasional- Sahabat Pembaca, di dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah menumbuhkembangkan pribadi-pribadi yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, memiliki pengetahuan dan keterampilan, memiliki kesehatan jasmani dan rohani, memiliki kepribadian yang mantap dan mandiri, serta memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Arah/Tujuan Pendidikan Nasional

Tujuan Pendidikan Nasional

Tujuan pendidikan nasional terarah pada 3 upaya pengembangan yaitu pengembangan kehidupan anak sebagai pribadi, sebagai warga masyarakat, sebagai warga Negara Indonesia/warga dunia/umat manusia.

1. Upaya mengembangkan kehidupan siswa sebagai pribadi
  • memperkuat dasar keimanan dan ketakwaan
  • mengembangkan sikap dan kebiasaan hidup yang baik
  • memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar
  • memelihara kesehatan jasmani dan rohani
  • meningkatkan kemampuan belajar
  • membentuk kepribadian yang mantap dan mandiri
2. Upaya mengembangkan kehidupan siswa sebagai warga negara
  • mengetahui hak dan kewajibannya sebagai WNI
  • menumbuhkembangkan rasa tanggung jawab terhadap kemajuan bangsa dan negara
  • memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar yang dierlukan untuk berperan serta dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
3. Upaya mengembangkan kehidupan siswa sebagai anggota umat manusia
  • meningkatkan harga diri sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat
  • meningkatkan kesadaran tentang hak asasi manusia
  • memberikan pengertian tentang pentingnya ketertiban dunia
  • meningkatkan kesadaran akan pentingnya persahabatan antarbangsa
 Demikian Tujuan Pendidikan Nasional. Semoga bermanfaat

Rabu, 11 November 2015

Pengertian Pedagogik Menurut KBBI, Etimologi, dan Ahli

Pengertian/Definisi Pedagogik- Sahabat Pembaca, jika Anda adalah Pendidik maka pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah "Pedagogik", namun di luar sana mungkin masih ada yang belum mengetahui apa itu pedagogik. Bisa jadi ada yang beranggapan bahwa "Pedagogik" merupakan akronim, sehingga ada juga yang menanyakan pedagogik itu singkatan dari apa?, apa kepanjangan dari pedagogik?, dan pertanyaan-pertanyaan sejenisnya. Di Wikipedia, pedagogi adalah ilmu atau seni dalam menjadi seorang guru. Istilah ini merujuk pada strategi pembelajaran atau gaya pembelajaran. Pedagogi juga kadang-kadang merujuk pada penggunaan yang tepat dari strategi mengajar. Sehubungan dengan strategi mengajar itu, filosofi mengajar diterapkan dan dipengaruhi oleh latar belakang pengetahuan dan pengalamannya, situasi pribadi, lingkungan, serta tujuan pembelajaran yang dirumuskan oleh peserta didik dan guru.

Pengertian Pedagogik Menurut KBBI, Etimologi, dan para Ahli

1. Pengertian pedagogik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI )

Jika kita mencari arti kata pedagogik di KBBI dengan memasukkan kata "pedagogik", maka di kamus online tersebut tidak ada hasilnya. Kita akan mendapatkan hasil pencarian arti kata pedagogik ketika memasukkan kata "pedagogi", karena kata tersebut memuat pedagogik, pedagogis, dan ortopedagogik. Berikut ini hasil pencarian di KBBI :
  • pedagogi = ilmu pendidikan; ilmu pengajaran
  • pedagogik = bersifat pedagogi; bersifat mendidik
  • ortopedagogik = ilmu mendidik yang bertujuan menyembuhkan kelainan psikis, objek didiknya, terutama yang terbelakang mental
2. Pengertian pedagogik secara etimologi

a.  Kata "pedagogi" berasal dari Bahasa Yunani kuno παιδαγωγέω (paidagōgeō; dari παίς país:anak dan άγω ági: membimbing; secara literal berarti "membimbing anak”). Di Yunani kuno, kata παιδαγωγός biasanya diterapkan pada budak yang mengawasi pendidikan anak tuannya. Termasuk di dalamnya mengantarnya ke sekolah (διδασκαλείον) atau tempat latihan (γυμνάσιον), mengasuhnya, dan membawakan perbekalannya (seperti alat musiknya).( https://id.wikipedia.org/wiki/Pedagogi )

b.Pedagogik berasal dari kata Yunani “paedos”, yang berarti anak laki-laki, dan “agogos” artinya mengantar, membimbing. Jadi pedagogic secara harfiah berari pembantu anak laki-laki pada zaman Yunani kuno, yang pekerjaannya mengantarkan anak majikannya ke sekolah. Kemudian secara kiasan pedagogik adalah seorang ahli, yang membimbing anak ke arah tujuan hidup tertentu.( http://disenjahari.blogspot.co.id/2012/03/konsep-dasar-pedagogik.html )

3. Pengertian pedagogik menurut Prof. Dr. J. Hoogveld (Belanda)

Pedagogik adalah ilmu yang mempelajari masalah membimbing anak kearah tujuan tertentu, yaitu supaya ia kelak “mampu secara mandiri menyelesaikan tugas hidupnya”. Jadi pedagogic adalah ilmu pendidikan anak.

Langeveld (1980), membedakan istilah “pedagogik” dengan istilah “pedagogi”. Pedagogik diartikan dengan ilmu pendidikan, lebih menitik beratkan kepada pemikiran, perenungan tentang pendidikan. Suatu pemikiran bagaimana kita membimbing anak, mendidik anak. Sedangkan istilah pedagogi berarti pendidikan, yang lebih menekankan pada praktek, menyangkut kegiatan mendidik, kegiatan membimbing anak.

Pedagogik merupakan suatu teori yang secara teliti, krisis dan objektif, mengembangkan konsep-konsepnya mengenai hakekat manusia, hakekat anak, hakekat tujuan pendidikan serta hakekat proses pendidikan. Walaupun demikian, masih banyak daerah yang gelap sebagai “terraincegnita” (daerah tak dikenal) dalam lapangan pendidikan, karena masalah hakikat hidup dan hakikat manusia masih banyak diliputi oleh kabut misteri.

Sumber :
http://kbbi.web.id/pedagogi
https://id.wikipedia.org/wiki/Pedagogi
http://disenjahari.blogspot.co.id/2012/03/konsep-dasar-pedagogik.html

Demikian tentang Definisi/Pengertian Pedagogik Menurut KBBI, Etimologi, dan Ahli. Semoga bermanfaat.


Selasa, 10 November 2015

Pengertian Pendidikan

Definisi/Pengertian Pendidikan- Sahabat Pembaca, semua orang membutuhkan pndidikan sejak lahir, bahkan sejak dalam kandungan karena  pendidikan merupakan kebutuhan primer manusia.  Ada berbagai pengertian pendidikan seperti pengertian pendidikan secara umum, menurut KBBI, menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003, dan pengertian pendidikan menurut para ahli.Namun dari berbagai pengertian pendidikan pada intinya sebenarnya sama. Untuk lebih jelasnya, silakan simak berbagai pengertian pendidikan sebagai berikut:

1. Pengertian pendidikan secara umum
Pengertian pendidikan secara umum atau sangat umum seperti yang dikemukakan oleh Driyakara ( 1980 ) yang menyatakan bahwa pendidikan adalah proses memanusiakan manusia muda. Pengangkatan manusia ke taraf insani itulah yang disebut mendidik. Dari pengertian tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa manusia merupakan makhluk yang paling sempurna daripada makhluk lainnya karena manusia diberi akal pikiran oleh Tuhan.

Sebagai makhluk yang berakal, manusia harus bisa memanfaatkan akal pikirannya untuk mengetahui tentang berbagai ilmu pengetahuan sehingga manusia bisa lebih sempurna dalam menjaga perilakunya dalam kehidupan sehar-hari. Dengan akal pikiran manusia bisa membedakan mana yang baik dan buruk, mana yang penting dan tidak penting, mana yang dibutuhkan dan mana yang tidak dibutuhkan, dan lain sebagainya.

2. Pengertian pendidikan menurut kamus

a. Pengertian pendidikan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI )
 Menurut KBBI, pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik ( http://kbbi.web.id/didik )

b. Pengertian pendidikan pada wikipedia
Menurut Wikipedia, pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah dan kemudian perguruan tinggi, universitas atau magang.

3. Sepuluh ( 10 )  pengertian pendidikan menurut para ahli
Para ahli memberikan definisi yang berbeda-beda tentang pengertian pendidikan, definisi yang dikemukakan oleh para ahli mempunyai tekanan dan orientasi yang berbeda-beda karena landasan falsafah yang digunakannya berbeda-beda pula. Di bawah ini berbagai pengertian pendidikan menurut para ahli :

a. Pengertian pendidikan menurut  G. Thompson ( 1957 )
Menurut G. Thompson, pendidikan adalah pengaruh lingkungan atas individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap di dalam kebiasaan-kebiasaan, pemikiran, sikap-sikap, dan tingkah laku.

b. Pengertian pendidikan menurut John Dewey ( 1978 )
Pendidikan adalah segalanya bersama dengan pertumbuhan, pendidikan sendiri tidak memiliki tujuan akhir di belakangnya.

c. Pengertian pendidikan menurut Ihsan Fuad ( 2005 )
Pendidikan adalah aktivitas dan usaha manusia untuk meningkatkan kepribadiannya dengan jalan membina potensi –potensi pribadinya, yaitu rohani (pikir, karsa, rasa, cipta dan budi nurani). Pendididkan juga berarti lembaga yang bertanggungjawab menetapkan cita – cita (tujuan) pendidikan, isi, sistem dan organisasi pendidikan . Lembaga – lembaga ini meliputi keluarga, sekolah dan masyarakat (Ihsan Fuad, 2005).

d. Pengertian pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara

Definisi pendidikan
Sumber Foto : muspen.kominfo.go.id

Pendidikan adalah  menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya

e. Pengertian pendidikan menurut Rousseau/ JJ Rousseau/ Jean Jasques Rousseau
Menurut Rousseau Pendidikan adalah memberi kita perbekalan yang tidak ada pada masa anak-anak, akan tetapi kita membutuhkannya pada waktu dewasa .

f. Pengertian pendidikan menurut  Ahmad D. Marimba
Menurut Ahmad D. Marimba, pendidikan adalah bimbingan  secara sadar oleh si pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani si terdidik/peserta didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.

g. Pengertian pendidikan menurut Langeveld
Pendidikan adalah setiap usaha, pengaruh, perlindungan, dan bantuan yang diberikan kepada anak tertuju pada pendewasaan anak itu, atau lebih tepat membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas kehidupannya sendiri.

h. Pengertian pendidikan menurut Sudirman N
Pendidikan adalah sebagai usaha yang dijalankan oleh seseorang atau kelompok orang lain agar menjadi dewasa atau mencapai tingkat hidup atau penghidupan yang lebih tinggi dalam arti mental.

i. Pengertian pendidikan menurut Carter V. Good
Pendidikan adalah :
  • Seni, praktik, atau profesi sebagai pengajar.
  • Ilmu sistematis atau pengajaran yang berhubungan dengan prinsip dan metode-metode pengajaran
j. Pengertian pendidikan menurut Darmaningtyas
Pendidikan adalah usaha dasar dan sistematis untuk mencapai tingkat hidup dan kemajuan yang lebih baik

4. Pengertian pendidikan menurut Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 1
Pendidikan adalah usaha sadar untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan oleh dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara.

Selanjutnya, silakan baca Tujuan Pendidikan Nasional

Demikian tentang  Pengertian Pendidikan. Semoga bermanfaat

Senin, 09 November 2015

Apakah Semua Guru Wajib Mempunyai Website/Blog ?

Apakah semua Guru wajib memiliki website/blog ?- Sahabat Pembaca, pertanyaan tersebut muncul ketika saya membaca di kisi-kisi soal/materi UKG ( khususnya kisi-kisi UKG Guru SD ), di mana pada kompetensi utama "profesional", kompetensi inti guru "memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri, kompetensi guru " 24.1. memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi", dengan indikator " 24.1.2 menggunakan web/blog sebagai sarana komunikasi antar peserta KKG".

Sahabat, jika memahami kata "menggunakan web-blog" berarti jelas kan bahwa Guru tidak wajib memiliki web/blog, namun wajib bisa menggunakannya sebagai sarana komunikasi antar peserta KKG. Jadi bagi Guru yang saat ini belum memiliki blog, sebaiknya tidak perlu pusing karena kita dapat membuat blog secara gratis selamanya kok. Banyak penyedia blog gratisan, diantaranya wordpress dan blogger.com/blogspot.com/blogspot.co.id. Silakan baca Cara Membuat Blog Gratis di Blogspot ( 5 menit jadi dan langsung bisa diisi artikel ).

Apakah blog gratisan bisa digunakan untuk lebih dari 1 Orang pengguna ?

Apakah Semua Guru Wajib Mempunyai Website/Blog ?

Sahabat, blog gratisan juga bisa dimanfaatkan sebagai blog untuk ramai-ramai, dalam artian 1 blog bisa dengan beberapa Admin blog. Dengan cara ini, dalam 1 gugus bisa menggunakan hanya 1 blog sebagai media komunikasi antar peserta KKG, malahan di UPTD Dikpora Unit Kecamatan kami, rencananya akan menggunakan 1 blog untuk banyak gugus, dan blog tersebut baru dibuat untuk keperluan Informasi dan berbagi Ilmu Pengetahuan. Silakan kunjungi UPTD Dikpora Unit Kecamatan Buayan

Makna Semangat Kepahlawanan adalah Jiwa Ragaku

Semangat Kepahlawanan adalah Jiwa Ragaku merupakan  tema Hari Pahlawan 2015 yang tentunya bukan sekedar tema, namun harus terbukti atau ada perwujudannya. Untuk mewujudkan atau meningkatkan semangat kepahlawanan agar lebih masuk ke dalam jiwa raga kita bangsa Indonesia, marilah kita mencontoh sifat-sifat pahlawan seperti sifat: berani dalam membela kebenaran, rela berkorban/ikhlas, jujur, disiplin, pantang menyerah, sabar, mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi atau golongan, berjuang tanpa pamrih, dan sifat pahlawan yang lain.

Makna Semangat Kepahlawanan adalah Jiwa Ragaku = Ayo Kerja

Makna Semangat Kepahlawanan adalah Jiwa Ragaku

Ayo Kerja :

1. Lebih rajin mengerjakan Ibadah ( bagi semua Orang )
2. Lebih rajin mengerjakan tugas dan kewajiban belajar ( bagi pelajar )
3. Lebih rajin bekerja sesuai bidang keahlian dan porsinya masing-masing

SEMANGAT HARI PAHLAWAN
SEMANGAT JADI PAHLAWAN


Minggu, 08 November 2015

Bakat Peserta Didik

Mengidentifikasi Bakat Peserta Didik- Apakah bakat itu ?, menurut Utami Munandar ( 1987 ) bahwa bakat dapat diartikan sebagai kemampuan bawaan , sebagai potensi yang masih perlu dikembangkan dan dilatih agar dapat terwujud. Pendapat tersebut juga sejalan dengan pengertian bakat yang dikemukakan oleh Sarwono ( 1986 ) bahwa bakat adalah kondii di dalam diri seseorang yang memungkinkannya dengan suatu latihan khusus mencapai kecakapan, pengetahuan, dan keterampilan khusus.

Apakah bakat peserta didik merupakan potensi yang dapat dikembangkan ?

Terwujud atau tidaknya bakat anak dalam pertumbuhannya dapat disebabkan atau dipengaruhi oleh lingkungan seperti : peran orang tua/keluarga, guru di sekolah, dan pergaulan di lingkungan. Menurut Utami Munandar, terwujud atau tidaknya bakat seseorang/peserta didik dapat ditentukan oleh beberapa faktor. Jadi bakat peserta didik jelas merupakan potensi yang dapat dikembangkan.

Faktor-faktor yang dapat menentukan sejauh mana bakat anak dapat terwujud adalah sebagai berikut:

1. Faktor dalam Diri Anak

Mengidentifikasi Bakat Peserta Didik
Faktor dalam diri anak berkaitan dengan keadaan fisik dan psikis anak. Anak yang secara fisik sehat, semua paca inderanya berfungsi dengan baik, maka anak semakin mudah mengikuti pelajaran di sekolah maupun pelajaran di pendidikan non formal. Fisik yang sempurna pun perlu didukung oleh faktor dalam diri anak, seperti minat, motivasi, dan ketekunannya dalam memahami pelajaran tertentu.

2. Faktor Keadaan Lingkungan Anak

Dukungan dari luar diri anak sangat mempengaruhi berkembang atau tidaknya bakat anak/peserta didik. Misalnya dalam lingkungan keluarga, seberapa jauh lingkungan keluarga memberi kesempatan kepada anak dalam usahanya mengembangkan bakat yang ada. Selain itu sarana dan prasarana, keadaan sosial, keadaan ekonomi keluaraga juga ikut mempengaruhinya.

Pada saat anak sudah masuk ke jenjang pendidikan formal, berkembang atau tidaknya bakat anak dipengaruhi oleh lingkungan sekolah, dalam hal ini faktor guru dan sarana prasarana di sekolah, dan faktor pergaulan di sekolah juga sangat mempengaruhi bakatnya tersebut.

Jadi baik faktor lingkungan keluarga, sekolah, pergaulan sama-sama memberikan pengaruh terhadapa berkembang atau tidaknya bakat peserta didik. Oleh karena itu, peran serta aktif keluarga dan sekolah sangat dibutuhkan demi berkembangnya bakat peserta didik.

Demikian sekilas tentang Bakat Peserta Didik. Semoga bermanfaat