Download Gratis Buku Sekolah Elektronik ( BSE ) Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran/KTSP 2006 dan Kurikulum 2013 untuk SD/SMP/SMA/SMK- Buku Sekolah Elektronik, disebut juga BSE, adalah inisiatif dari Departemen Pendidikan Nasional Indonesia yang bertujuan untuk menyediakan buku ajar elektronik untuk tingkat pendidikan dari SD, SMP, SMA dan SMK. Website resmi BSE adalah http://bse.kemdikbud.go.id. Saat ini ( November 2015 ), BSE sebagai perpustakaan online yang memiliki kekayaan buku sebanyak 1.331 buku elektronik yang terdiri atas 502 Buku SD, 238 Buku SMP, 338 Buku SMA, 222 Buku SMK, 2 Buku BAHASA, dan 29 buku.
Buku Sekolah Elektronik ( BSE ) sangat cocok sebagai sumber belajar Anda, Siswa Anda, maupun putra/putri Anda. BSE merupakan rujukan/referensi/sumber bahan pelajaran yang akurat. Pengarang BSE adalah orang-orang yang berkompeten dalam bidangnya.
BSE disimpan dalam file PDF yang sangat mudah Anda dapatkan dengan cara mengunduhnya di website resminya atau di link-link download yang merujuk ke website tersebut.
Daftar link Download Gratis Buku Sekolah Elektronik KTSP 2006 dan Kurikulum 2013
A. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SD Kelas 1
1. Buku sekolah elektronik bahasa indonesi sd kelas 1
2. Pendidikan Kewarganegaraan ( PKn )
3. Matematika
4. Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA )
5. Ilmu Pengetahuan Sosial ( IPS )
B. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SD Kelas 2
1. Bahasa Indonesia Kelas 2 SD
2. PKn SD Kelas 2
3. Buku Sekolah Elektronik Matematika SD Kelas 2
4. IPA Kelas 2
5. IPS Kelas 2
C. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SD Kelas 3
1. Bahasa Indonesia Kelas 3
2. PKn SD Kelas 3
3. Matematika Kelas 3 SD
4. Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 3
5. Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 3
D. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SD Kelas 4
1. Buku Bahasa Indonesia Kelas 4 SD
2. PKn Kelas 4 SD
3. Matematika Kelas 4 SD
4. Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 4 SD
5. Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 4 SD
E. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SD Kelas 5
1. BSE Bahasa Indonesia Kelas 5 SD
2. BSE PKn Kelas 5 SD
3. BSE Matematika Kelas 5 SD
4. Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 5 SD
5. Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 5 SD
F. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SD Kelas 6
1. Bahasa Indonesia SD Kelas 6
2. PKn SD Kelas 6
3. Matematika SD Kelas 6
4. Ilmu Pengetahuan Alam/IPA Kelas 6 SD
5. Ilmu Pengetahuan Sosial/IPS Kelas 6 SD
G. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SMP Kelas 7
1. Bahasa Indonesia
2. PKn
3. Matematika
4. Ilmu Pengetahuan Alam
5. Ilmu Pengetahuan Sosial
6. Bahasa Inggris
7. Keterampilan dan Kesenian
8. Penjasorkes
9. TIK
H. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SMP Kelas 8
1. Bahasa Indonesia SMP Kelas 8
2. PKn Kelas 8 SMP
3. Matematika SMP Kelas 8
4. Ilmu Pengetahuan Alam/IPA Kelas 8 SMP
5. Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas 8
6. Bahasa Inggris SMP Kelas 8
I. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SMP Kelas 9
1. Buku Bahasa Indonesia SMP Kelas 9
2. Buku PKn SMP Kelas 9
3. Buku Matematika SMP Kelas 9
4. Buku Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas 9
5. Buku Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas 9
6. Bahasa Inggris SMP Kelas 9
7. TIK SMP Kelas 9
8. Penjasorkes SMP Kelas 9
J. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SMA Kelas 10
1. Bahasa Indonesia SMA Kelas 10
2. Biologi SMA Kelas 10
3. Fisika SMA Kelas 10
4. Geografi SMA Kelas 10
5. Sejarah SMA Kelas 10
6. Sosiologi SMA Kelas 10
K. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SMA Kelas 11
1. Bahasa Indonesia SMA Kelas 11
2. Matematika SMA Kelas 11
3. Fisika SMA Kelas 11
4. Biologi SMA Kelas 11
5. Geografi SMA Kelas 11
6. Sosiologi SMA Kelas 11
7. Buku Sejarah SMA Kelas 11
L. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SMA Kelas 12
1. Bahasa Indonesia SMA Kelas 12
2. Biologi SMA Kelas 12
3. Geografi SMA Kelas 12
4. Sosiologi SMA Kelas 12
M. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SMK Kelas 10
1. Agribisnis dan Agroteknologi
2. Kesehatan
3. Pertanian
4. Peternakan
5. Seni Pertunjukan
6. Seni Rupa dan Kriya
7. Teknik Informasi
8. Teknologi dan Rekayasa
N. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SMK Kelas 11
1. Agribisnis dan Agroteknologi
2. Pertanian
3. Seni Pertunujukan
4. Teknik Informasi
5. Teknologi dan Rekayasa
O. Daftar Link Download Buku Sekolah Elektronik SMK Kelas 12
1. Agribisnis dan Agroteknologi
2. Teknologi dan Rekayasa
P. Link Download Buku Kurikulum 2013 Lengkap
Silakan klik Download Buku Elektronik Kurikulum 2013 Lengkap
Tampilkan postingan dengan label Download. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Download. Tampilkan semua postingan
Jumat, 20 November 2015
Rabu, 18 November 2015
Download Naskah Pidato/Sambutan Ketua Umum PGRI pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2015 atau HUT PGRI ke-70 dan Naskah Sejarah Singkat PGRI
Download Naskah Pidato/Sambutan Ketua Umum PGRI pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2015 atau HUT PGRI ke-70 dan Naskah Sejarah Singkat PGRI- Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Pada awal sambutan ini, marilah kita bersama-sama mengucapkan salam guru, salam PGRI, dan salam solidaritas. Yang saya hormati Bapak Gubernur…, Bapak Bupati…, Bapak Walikota…., Bapak/lbu para Pejabat Sipil, TNI, dan Polri, Segenap Pengurus PGRI, para undangan, serta anggota PGRI di seluruh tanah air yang berbahagia,
Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah Swt., Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan nikmat yang dilimpahkan kepada kita, sehingga pada hari ini kita bersama dapat melaksanakan upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2015 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 PGRI.
Tanggal 25 November 2015, tujuh puluh tahun yang lalu, PGRI lahir pada saat Kongres Guru Indonesia di Surakarta yang juga disebut Kongres Guru I. PGRI lahir dari kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan para guru, dosen, tenaga kependidikan, para pensiunan guru, dan para pegawai Kementerian Pendidikan dan Pengajaran yang baru didirikan. Dengan semangat proklamasi 17 Agustus 1945 yang menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia, mereka bersatu untuk mengisi kemerdekaan. Selengkapnya, silakan klik Download Sejarah Singkat PGRI dan Naskah Sambutan Ketua Umum PGRI pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2015/HUT PGRI ke-70
Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah Swt., Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan nikmat yang dilimpahkan kepada kita, sehingga pada hari ini kita bersama dapat melaksanakan upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2015 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 PGRI.
Tanggal 25 November 2015, tujuh puluh tahun yang lalu, PGRI lahir pada saat Kongres Guru Indonesia di Surakarta yang juga disebut Kongres Guru I. PGRI lahir dari kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan para guru, dosen, tenaga kependidikan, para pensiunan guru, dan para pegawai Kementerian Pendidikan dan Pengajaran yang baru didirikan. Dengan semangat proklamasi 17 Agustus 1945 yang menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia, mereka bersatu untuk mengisi kemerdekaan. Selengkapnya, silakan klik Download Sejarah Singkat PGRI dan Naskah Sambutan Ketua Umum PGRI pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2015/HUT PGRI ke-70
Minggu, 15 November 2015
Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2015 dan HUT PGRI ke-70
Download Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Guru Nasional ( HGN ) dan HUT PGRI ke-70, Tanggal 25 November 2015- A. Pendahuluan- Pada tanggal 25 November 1945, seratus hari setelah Indonesia merdeka, di Surakarta, Jawa Tengah, puluhan organisasi guru berkongres, bersepakat, berhimpun dan membentuk satu-satunya wadah organisasi guru, dengan nama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sejak lahir PGRI yang bersifat unitaristik, independen, dan nonpolitik praktis, adalah organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan, yang selalu berupaya mewujudkan guru yang profesional, sejahtera, dan bermartabat, dalam rangka meningkatkan mutu perndidikan di Indonesia.
Peran guru dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sungguh besar dan sangat menentukan. Guru merupakan salah satu komponen yang strategis dalam menentukan keberhasilan pendidikan yang meletakkan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik untuk mencapai tujuan nasional mencerdaskan bangsa. Sejak masa penjajahan, guru selalu menanamkan kesadaran akan harga diri sebagai bangsa dan menanamkan semangat nasionalisme kepada peserta didik dan masyarakat. Pada tahap awal kebangkitan nasional, para guru aktif dalam organisasi pembela tanah air dan pembina jiwa serta semangat para pemuda pelajar.
Dedikasi, tekad, dan semangat persatuan dan kesatuan para guru yang dimiliki secara historis tersebut perlu dipupuk, dipelihara dan dikembangkan sejalan dengan tekad dan semangat era global untuk masa depan bangsa. Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru wajib menjadi anggota organisasi profesi guru. Guru harus menjaga solidaritas dan soliditas bersama komponen lainnya. Guru harus berupaya menjaga kebersamaan dan menghindari perpecahan antar sesamanya.
Sebagai penghormatan kepada guru dan PGRI, Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 menetapkan tanggal 25 November, hari kelahiran PGRI, sebagai Hari Guru Nasional, yang kemudian dimantapkan melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sejak tahun 1994 setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional dan Hari Ulang tahun PGRI secara bersama-sama.
Pada 25 November 2015 ini PGRI genap berusia 70 tahun. Usia yang cukup matang dan dewasa bagi sebuah organisasi. Selama kurun waktu tersebut, banyak pengabdian yang telah disumbangkan, banyak aktivitas yang telah dilaksanakan, banyak perjuangan yang telah dikerjakan, banyak kegiatan perlindungan terhadap anggota yang telah diberikan. Di samping itu, telah juga banyak peristiwa, persoalan, tantangan, dan kendala yang telah dihadapinya.
Peringatan HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun ini akan diadakan sejumlah kegiatan yang direncanakan berlangsung sebelum bulan November 2015. Melalui kegiatan di berbagai tingkat dan jenjang ini diharapkan mampu meningkatkan eksistensi PGRI, menjadikan PGRI sebagai organisasi profesi, serta membangun solidaritas dan kesetiakawanan anggota. Selain itu juga diharapkan mampu meningkatkan semangat anggota dan menggugah pihak lain untuk berperan maksimal dalam memuliakan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, termasuk menjadikan PGRI sebagai organisasi profesi guru yang kuat dan bermartabat.
B. Tema peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-70 Tahun 2015
"Memantapkan Soliditas dan Solidaritas PGRI sebagai Organisasi Profesi Guru yang Kuat dan Bermartabat"
C. Jenis Kegiatan
Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2015 dimulai bulan September sekaligus memperingati Hari Guru Internasional dan berakhir pada acara puncak pada tanggal 25 November 2015.
1. Upacara Peringatan HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015
a. Upacara HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2015 dilaksanakan serentak tanggal 25 November 2015 atau disesuaikan dengan kondisi daerah setempat. Upacara di daerah diselenggarakan oleh panitia provinsi, kabupaten, kota, cabang, unit kerja pendidikan, dan satuan pendidikan.
b. Dalam upacara peringatan HUT PGRI dan HGN dibacakan ‟Sejarah Singkat PGRI‟, dan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI oleh pembina upacara dan dinyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan lagu Hymne Guru, Terima Kasih Guruku, dan Syukur.
c. Apabila upacara peringatan diselenggarakan oleh Pengurus PGRI dan satuan pendidikan di lingkungan PGRI, dibacakan juga „Sambutan Ketua Umum PB PGRI‟ oleh pembina upacara dan dinyanyikan juga lagu Mars PGRI.
d. Pokok-pokok susunan acara upacara bendera sama dengan susunan upacara peringatan hari besar dengan penyesuaian pada nyanyian lagu-lagu penghargaan terhadap guru.
e. Acara puncak peringatan HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015 Tingkat Nasional yang direncanakan akan dihadiri oleh Bapak Presiden RI diselenggarakan pada 25 November 2015 di Jakarta.
f. Pada saat upacara HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015 seluruh guru (anggota) harus menggunakan baju seragam PGRI, batik hitam putih motif Kusuma Bangsa dan celana atau rok hitam.
2. Ziarah ke Makam Pahlawan atau Ziarah ke Makam Tokoh Pendidikan/PGRI
a. Ziarah tingkat nasional diadakan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta pada tanggal 24 November 2015.
b. Di Ibu Kota provinsi, kabupaten/kota yang ada makam pahlawan, diharapkan dapat diselenggarakan ziarah ke makam pahlawan dan/atau makam tokoh pendidikan/PGRI di daerahnya yang diatur penyelenggaraannya oleh Panitia HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015.
3. Diskusi Publik/ Seminar
Topik yang dibahas disesuaikan dengan tema peringatan HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015, yaitu “Memantapkan Soliditas dan Solidaritas PGRI sebagai Organisasi Profesi Guru yang Kuat dan Bermartabat”.
4. Konsolidasi Organisasi
a. Pengelolaan keanggotaan PGRI sesuai dengan Sistem Informasi Keanggotaan (SIK) yang telah dikembangkan oleh PB PGRI.
b. Menumbuhkembangkan rasa kepedulian dan tanggung jawab anggota terhadap organisasi, antara lain ditandai dengan pemberian KTA PGRI dan penertiban membayar iuran anggota.
c. Penerimaan anggota baru
7. Gerak jalan sehat/Bakti sosial (donor darah, kebersihan lingkungan, dll). Gerak jalan di tingkat nasional dilaksanakan pada tanggal 23 November 2015.
8. Mengadakan kunjungan ke tokoh atau mantan pengurus PGRI, tokoh PGRI, yatim piatu terutama yatim piatu anak guru.
9. Pemberian Penghargaan
Pemberian penghargaan kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berprestasi dan berdedikasi luar biasa dalam melaksanakan tugas profesionalnya peningkatan kualitas pembelajaran oleh pengurus PGRI di semua tingkat, Gubernur, atau Bupati/Walikota sesuai kebijakan wilayah masing-masing. Pada tingkat nasional, PB PGRI memberikan penghargaan Dwidja Praja Nugraha.
10. Mengadakan audiensi kepada pemerintah daerah setempat untuk berkoordinasi tentang persoalan pendidikan, guru, tenaga kependidikan, organisasi profesi guru (PGRI), dan peningkatan pelaksanaan kode etik guru untuk menjaga dan meningkatkan kehormatan dan martabat guru dalam pelaksanaan tugas keprofesionalan yang berisi norma dan etika yang mengikat perilaku guru.
11. Pameran Pendidikan.
12. Penyebarluasan Kegiatan melalui Media
Untuk memeriahkan peringatan HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015, diharapkan di kantor-kantor PGRI di semua tingkat kepengurusan, dan satuan pendidikan dikibarkan bendera PGRI, dipasang spanduk, umbul-umbul, dan baliho.
Selengkapnya silakan Download Pedoman Peringatan HGN dan HUT PGRI ke-70 Tahun 2015.pdf
Baca juga Naskah Pidato/Sambutan Ketua Umum PGRI pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2015 atau HUT PGRI ke-70 dan Naskah Sejarah Singkat PGRI
Demikian tentang Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2015 dan HUT PGRI ke-70- Semoga bermanfaat
Peran guru dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sungguh besar dan sangat menentukan. Guru merupakan salah satu komponen yang strategis dalam menentukan keberhasilan pendidikan yang meletakkan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik untuk mencapai tujuan nasional mencerdaskan bangsa. Sejak masa penjajahan, guru selalu menanamkan kesadaran akan harga diri sebagai bangsa dan menanamkan semangat nasionalisme kepada peserta didik dan masyarakat. Pada tahap awal kebangkitan nasional, para guru aktif dalam organisasi pembela tanah air dan pembina jiwa serta semangat para pemuda pelajar.
Dedikasi, tekad, dan semangat persatuan dan kesatuan para guru yang dimiliki secara historis tersebut perlu dipupuk, dipelihara dan dikembangkan sejalan dengan tekad dan semangat era global untuk masa depan bangsa. Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru wajib menjadi anggota organisasi profesi guru. Guru harus menjaga solidaritas dan soliditas bersama komponen lainnya. Guru harus berupaya menjaga kebersamaan dan menghindari perpecahan antar sesamanya.
Sebagai penghormatan kepada guru dan PGRI, Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 menetapkan tanggal 25 November, hari kelahiran PGRI, sebagai Hari Guru Nasional, yang kemudian dimantapkan melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sejak tahun 1994 setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional dan Hari Ulang tahun PGRI secara bersama-sama.
Pada 25 November 2015 ini PGRI genap berusia 70 tahun. Usia yang cukup matang dan dewasa bagi sebuah organisasi. Selama kurun waktu tersebut, banyak pengabdian yang telah disumbangkan, banyak aktivitas yang telah dilaksanakan, banyak perjuangan yang telah dikerjakan, banyak kegiatan perlindungan terhadap anggota yang telah diberikan. Di samping itu, telah juga banyak peristiwa, persoalan, tantangan, dan kendala yang telah dihadapinya.
Peringatan HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun ini akan diadakan sejumlah kegiatan yang direncanakan berlangsung sebelum bulan November 2015. Melalui kegiatan di berbagai tingkat dan jenjang ini diharapkan mampu meningkatkan eksistensi PGRI, menjadikan PGRI sebagai organisasi profesi, serta membangun solidaritas dan kesetiakawanan anggota. Selain itu juga diharapkan mampu meningkatkan semangat anggota dan menggugah pihak lain untuk berperan maksimal dalam memuliakan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, termasuk menjadikan PGRI sebagai organisasi profesi guru yang kuat dan bermartabat.
B. Tema peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-70 Tahun 2015
"Memantapkan Soliditas dan Solidaritas PGRI sebagai Organisasi Profesi Guru yang Kuat dan Bermartabat"
C. Jenis Kegiatan
Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2015 dimulai bulan September sekaligus memperingati Hari Guru Internasional dan berakhir pada acara puncak pada tanggal 25 November 2015.
1. Upacara Peringatan HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015
a. Upacara HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2015 dilaksanakan serentak tanggal 25 November 2015 atau disesuaikan dengan kondisi daerah setempat. Upacara di daerah diselenggarakan oleh panitia provinsi, kabupaten, kota, cabang, unit kerja pendidikan, dan satuan pendidikan.
b. Dalam upacara peringatan HUT PGRI dan HGN dibacakan ‟Sejarah Singkat PGRI‟, dan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI oleh pembina upacara dan dinyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan lagu Hymne Guru, Terima Kasih Guruku, dan Syukur.
c. Apabila upacara peringatan diselenggarakan oleh Pengurus PGRI dan satuan pendidikan di lingkungan PGRI, dibacakan juga „Sambutan Ketua Umum PB PGRI‟ oleh pembina upacara dan dinyanyikan juga lagu Mars PGRI.
d. Pokok-pokok susunan acara upacara bendera sama dengan susunan upacara peringatan hari besar dengan penyesuaian pada nyanyian lagu-lagu penghargaan terhadap guru.
e. Acara puncak peringatan HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015 Tingkat Nasional yang direncanakan akan dihadiri oleh Bapak Presiden RI diselenggarakan pada 25 November 2015 di Jakarta.
f. Pada saat upacara HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015 seluruh guru (anggota) harus menggunakan baju seragam PGRI, batik hitam putih motif Kusuma Bangsa dan celana atau rok hitam.
2. Ziarah ke Makam Pahlawan atau Ziarah ke Makam Tokoh Pendidikan/PGRI
a. Ziarah tingkat nasional diadakan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta pada tanggal 24 November 2015.
b. Di Ibu Kota provinsi, kabupaten/kota yang ada makam pahlawan, diharapkan dapat diselenggarakan ziarah ke makam pahlawan dan/atau makam tokoh pendidikan/PGRI di daerahnya yang diatur penyelenggaraannya oleh Panitia HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015.
3. Diskusi Publik/ Seminar
Topik yang dibahas disesuaikan dengan tema peringatan HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015, yaitu “Memantapkan Soliditas dan Solidaritas PGRI sebagai Organisasi Profesi Guru yang Kuat dan Bermartabat”.
4. Konsolidasi Organisasi
a. Pengelolaan keanggotaan PGRI sesuai dengan Sistem Informasi Keanggotaan (SIK) yang telah dikembangkan oleh PB PGRI.
b. Menumbuhkembangkan rasa kepedulian dan tanggung jawab anggota terhadap organisasi, antara lain ditandai dengan pemberian KTA PGRI dan penertiban membayar iuran anggota.
c. Penerimaan anggota baru
- Guru dan tenaga kependidikan di Indonesia mencapai 3,8 juta orang. Dalam upaya menjadikan PGRI organisasi yang kuat dan bermartabat perlu meningkatkan jumlah anggota. Semua guru wajib menjadi anggota organisasi profesi guru (Pasal 41 UUGD). Anggota PGRI itu stelsel aktif, menjadi anggota harus mendaftar. Namun begitu, pengurus perlu proaktif, melakukan sosialisasi, menyediakan formulir pendaftaran dan menerbitkan kartu anggota. Pendaftaran anggota baru terutama guru dan tenaga kependidikan di SMK, SMA, SMP, Negeri dan swasta serta sekolah-sekolah di bawah Kementrian Agama, agar mencapai 95% dari jumlah guru di masing-masing wilayah.
- Anggota baru yang masuk sampai periode November 2015, akan diumumkan pada acara puncak yaitu upacara HGN dan HUT PGRI tanggal 25 November 2015.
- Laporan dari masing-masing provinsi sudah diterima Pengurus Besar paling lambat tanggal 24 November 2015.
- PB PGRI akan memberikan penghargaan kepada Pengurus PGRI Provinsi atau Kabupaten/Kota yang berhasil merekrut sedikitnya 80% dari jumlah guru di daerahnya menjadi anggota PGRI dan penambahan anggota dengan prosentase tertinggi.
- Media cetak (poster, phamplet, spanduk, dll)
- Sarasehan /seminar/ talkshow, dll.
- Menulis dengan tema ”Pendidikan Bermutu untuk Semua” untuk media massa PGRI.
7. Gerak jalan sehat/Bakti sosial (donor darah, kebersihan lingkungan, dll). Gerak jalan di tingkat nasional dilaksanakan pada tanggal 23 November 2015.
8. Mengadakan kunjungan ke tokoh atau mantan pengurus PGRI, tokoh PGRI, yatim piatu terutama yatim piatu anak guru.
9. Pemberian Penghargaan
Pemberian penghargaan kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berprestasi dan berdedikasi luar biasa dalam melaksanakan tugas profesionalnya peningkatan kualitas pembelajaran oleh pengurus PGRI di semua tingkat, Gubernur, atau Bupati/Walikota sesuai kebijakan wilayah masing-masing. Pada tingkat nasional, PB PGRI memberikan penghargaan Dwidja Praja Nugraha.
10. Mengadakan audiensi kepada pemerintah daerah setempat untuk berkoordinasi tentang persoalan pendidikan, guru, tenaga kependidikan, organisasi profesi guru (PGRI), dan peningkatan pelaksanaan kode etik guru untuk menjaga dan meningkatkan kehormatan dan martabat guru dalam pelaksanaan tugas keprofesionalan yang berisi norma dan etika yang mengikat perilaku guru.
11. Pameran Pendidikan.
12. Penyebarluasan Kegiatan melalui Media
- Upayakan kegiatan yang dilakukan disebarluaskan kepada masyarakat, khususnya kepada anggota.
- Jika memungkinkan diadakan acara khusus dengan media sesuai tema, misalnya publikasi media luar ruang, talkshow, jumpa pers, dan lain-lain.
Untuk memeriahkan peringatan HUT ke-70 PGRI dan HGN tahun 2015, diharapkan di kantor-kantor PGRI di semua tingkat kepengurusan, dan satuan pendidikan dikibarkan bendera PGRI, dipasang spanduk, umbul-umbul, dan baliho.
Selengkapnya silakan Download Pedoman Peringatan HGN dan HUT PGRI ke-70 Tahun 2015.pdf
Baca juga Naskah Pidato/Sambutan Ketua Umum PGRI pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2015 atau HUT PGRI ke-70 dan Naskah Sejarah Singkat PGRI
Demikian tentang Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2015 dan HUT PGRI ke-70- Semoga bermanfaat
Sabtu, 14 November 2015
Download Standar Isi KTSP 2006 untuk SD/MI, SMP, SMA/MA, dan SMK
Download Standar Isi KTSP 2006 untuk SD/MI, SMP, SMA/MA, dan SMK atau LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 22 TAHUN 2006 TANGGAL 23 MEI 2006 STANDAR ISI - Standar Isi mencakup lingkup materi minimal dan tingkat kompetensi minimal untuk mencapai kompetensi lulusan minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Standar isi tersebut memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan, dan kalender pendidikan.
Kurikulum tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah berpedoman pada standar kompetensi lulusan dan standar isi serta panduan penyusunan kurikulum yang dibuat oleh BSNP. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut.
a. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.
b. Beragam dan terpadu
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan agama, suku, budaya dan adat istiadat, serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi.
c. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis, dan oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
d. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.
e. Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.
f. Belajar sepanjang hayat
Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal dan informal, dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.
g. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam pelaksanaan kurikulum di setiap satuan pendidikan menggunakan prinsip-prinsip sebagai berikut.
a. Pelaksanaan kurikulum didasarkan pada potensi, perkembangan dan kondisi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya. Dalam hal ini peserta didik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu, serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis dan menyenangkan.
b. Kurikulum dilaksanakan dengan menegakkan kelima pilar belajar, yaitu: (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar untuk memahami dan menghayati, (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, (d) belajar untuk hidup bersama
dan berguna bagi orang lain, dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri, melalui proses pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
c. Pelaksanaan kurikulum memungkinkan peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan, pengayaan, dan/atau percepatan sesuai dengan potensi, tahap perkembangan, dan kondisi peserta didik dengan tetap memperhatikan keterpaduan pengembangan pribadi peserta didik yang berdimensi ke-Tuhanan, keindividuan, kesosialan, dan moral.
d. Kurikulum dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat, dengan prinsip tut wuri handayani, ing madia mangun karsa, ing ngarsa sung tulada (di belakang memberikan daya dan kekuatan, di tengah membangun semangat dan prakarsa, di depan memberikan contoh dan teladan).
e. Kurikulum dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia, sumber belajar dan teknologi yang memadai, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, dengan prinsip alam takambang jadi guru (semua yang terjadi, tergelar dan berkembang di masyarakat dan lingkungan sekitar serta lingkungan alam semesta dijadikan sumber belajar, contoh dan teladan).
f. Kurikulum dilaksanakan dengan mendayagunakan kondisi alam, sosial dan budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian secara optimal.
g. Kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri diselenggarakan dalam keseimbangan, keterkaitan, dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan.
Kurikulum tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah berpedoman pada standar kompetensi lulusan dan standar isi serta panduan penyusunan kurikulum yang dibuat oleh BSNP. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut.
a. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.
b. Beragam dan terpadu
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan agama, suku, budaya dan adat istiadat, serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi.
c. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis, dan oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
d. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.
e. Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.
f. Belajar sepanjang hayat
Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal dan informal, dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.
g. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam pelaksanaan kurikulum di setiap satuan pendidikan menggunakan prinsip-prinsip sebagai berikut.
a. Pelaksanaan kurikulum didasarkan pada potensi, perkembangan dan kondisi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya. Dalam hal ini peserta didik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu, serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis dan menyenangkan.
b. Kurikulum dilaksanakan dengan menegakkan kelima pilar belajar, yaitu: (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar untuk memahami dan menghayati, (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, (d) belajar untuk hidup bersama
dan berguna bagi orang lain, dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri, melalui proses pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
c. Pelaksanaan kurikulum memungkinkan peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan, pengayaan, dan/atau percepatan sesuai dengan potensi, tahap perkembangan, dan kondisi peserta didik dengan tetap memperhatikan keterpaduan pengembangan pribadi peserta didik yang berdimensi ke-Tuhanan, keindividuan, kesosialan, dan moral.
d. Kurikulum dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat, dengan prinsip tut wuri handayani, ing madia mangun karsa, ing ngarsa sung tulada (di belakang memberikan daya dan kekuatan, di tengah membangun semangat dan prakarsa, di depan memberikan contoh dan teladan).
e. Kurikulum dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia, sumber belajar dan teknologi yang memadai, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, dengan prinsip alam takambang jadi guru (semua yang terjadi, tergelar dan berkembang di masyarakat dan lingkungan sekitar serta lingkungan alam semesta dijadikan sumber belajar, contoh dan teladan).
f. Kurikulum dilaksanakan dengan mendayagunakan kondisi alam, sosial dan budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian secara optimal.
g. Kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri diselenggarakan dalam keseimbangan, keterkaitan, dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan.
Kamis, 12 November 2015
Download Juknis Pendataan Peserta UN SMP/MTs, SMA/MA/SMTK/SMAK, dan SMK Tahun Pelajaran 2015/2016
Download Juknis Pendataan Peserta UN SMP/MTs, SMA/MA/SMTK/SMAK, dan SMK Tahun Pelajaran 2015/2016- Pendaftaran calon peserta ujian nasional tahun 2016 akan menggunakan aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Demikian ketentuan yang termuat dalam Petunjuk Teknis Pendataan Peserta Ujian Nasional Tahun 2016. Menu Data Peserta Didik yang terdapat dalam aplikasi Dapodik, akan menjadi rujukan dalam penyaringan calon peserta ujian nasional. Ketentuan ini berlaku bagi satuan pendidikan/sekolah mulai SMP, SMA, dan SMK.
Berangkat dari ketentuan tersebut, tiap satuan pendidikan diharapkan segera memeriksa kelengkapan dan kemutaakhiran data peserta didik. Di antara item data yang perlu diperiksa adalah identitas pribadi peserta didik, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan data orang tua peserta didik.
Verifikasi dan validasi data NISN bisa dilakukan melalui laman vervalpd.data.kemdikbud.go.id.
Sementara itu, tahap verifikasi data peserta didik sebagai calon peserta ujian nasional dapat dilakukan di laman Manajemen UN dengan alamat sebagai berikut:
1) Satuan Pendidikan Dasar (SD dan SMP): http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/manajemen_un/web/
2) Satuan Pendidikan Menengah (SMA dan SMK): http://dapo.dikmen.kemdikbud.go.id/manajemen_un/web/
Tahap selanjutnya, tiap satuan pendidikan menyerahkan hasil verifikasi file data calon peserta ujian nasional tingkat akhir, kepada panitia ujian nasional yang berada di dinas pendidikan kabupaten/kota. Sementara panitia ujian nasional kabupaten/kota akan memproses file tersebut (mengirim) kepada panitia ujian nasional pusat melalui aplikasi BIO-UN untuk menjadi data peserta ujian nasional.
Dalam rangka pendataan calon peserta Ujian Nasional (UN), panitia pendataan UN tingkat pusat memfasilitasi program pendataan. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah proses pendataan sehingga data yang dihasilkan lebih cepat, tepat, akurat, dan akuntabel.
Silakan Download Juknis Pendataan Peserta UN SMP/MTs, SMA/MA/SMTK/SMAK, dan SMK Tahun Pelajaran 2015/2016
Berikut ini adalah penjelasan umum beberapa istilah yang digunakan dalam petunjuk teknis:
1. Pendataan adalah proses penyampaian data calon peserta ujian nasional sampai dengan diterbitkan kartu peserta ujian nasional oleh satuan pendidikan, meliputi: data satuan pendidikan, biodata siswa calon peserta ujian nasional, dan nilai rapor;
2. Satuan pendidikan adalah satuan pendidikan dasar dan menengah yang meliputi Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Pertama Terbuka (SMPT), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA)/Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK)/Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK), Sekolah Menengah Atas Terbuka (SMAT)
3. Data satuan pendidikan adalah data yang berisi tentang informasi sekolah, antara lain: nama satuan pendidikan, kode satuan pendidikan, alamat satuan pendidikan, kurikulum satuan pendidikan, nama kepala satuan pendidikan, jumlah siswa, status sekolah, dst.;
4. NPSN adalah Nomor Pokok Sekolah Nasional yang ditetapkan oleh PDSP. NPSN menjadi syarat bagi satuan pendidikan yang melaksanakan UN;
5.NISN adalah Nomor Induk Siswa Nasional yang ditetapkan oleh PDSP. NISN menjadi syarat bagi siswa yang mengikuti UN akan digunakan sebagai acuan pengisian data nilai rapor;
6. DAPODIK adalah data pokok pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah yang merupakan sistem penjaringan data pokok pendidikan;
7. EMIS adalah pendataan pendidikan Islam dibawah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama;
8. Biodata siswa calon peserta adalah informasi tentang identitas siswa, antara lain: nama siswa, tempat tanggal lahir, nomor peserta UN jenjang sebelumnya, nomor peserta gagal UN tahun sebelumnya yang mengulang, NISN dan seterusnya;
9. Kode kelas paralel adalah kode yang menunjukkan dimana siswa dikelompokkan berdasarkan kelas paralel, program studi (SMA), dan program studi keahlian (SMK);
10. Nomor induk adalah Nomor Induk Peserta Didik (NIPD) pada satuan pendidikan yang bersangkutan;
11. Daftar Calon Peserta (DCP) adalah daftar usulan calon peserta UN yang diterbitkan oleh satuan pendidikan melalui DAPODIK/EMIS, sesuai dengan format pendataan calon peserta UN diketahui dan disahkan oleh pengawas pada satuan pendidikan;
12. Verifikasi adalah pemeriksaan tentang kebenaran data calon peserta UN oleh satuan pendidikan;
13. Validasi adalah pernyataan kebenaran atas data calon peserta UN dengan dibubuhi tanda tangan kepala satuan pendidikan;
14. Daftar Nominasi Sementara (DNS) adalah daftar calon peserta UN setelah diverifikasi;
15. Daftar Nominasi Tetap (DNT) adalah daftar peserta UN yang sudah divalidasi dan memiliki nomor peserta ujian nasional;
16. Kartu Peserta adalah kartu tanda bukti keabsahan peserta ujian nasional;
17. Petugas pengolah data adalah orang yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pejabat yang berwenang sebagai pengelola data UN;
18. Hak akses adalah kewenangan mengubah dan atau memanfaatkan data hanya untuk kepentingan UN.
Berangkat dari ketentuan tersebut, tiap satuan pendidikan diharapkan segera memeriksa kelengkapan dan kemutaakhiran data peserta didik. Di antara item data yang perlu diperiksa adalah identitas pribadi peserta didik, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan data orang tua peserta didik.
Verifikasi dan validasi data NISN bisa dilakukan melalui laman vervalpd.data.kemdikbud.go.id.
Sementara itu, tahap verifikasi data peserta didik sebagai calon peserta ujian nasional dapat dilakukan di laman Manajemen UN dengan alamat sebagai berikut:
1) Satuan Pendidikan Dasar (SD dan SMP): http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/manajemen_un/web/
2) Satuan Pendidikan Menengah (SMA dan SMK): http://dapo.dikmen.kemdikbud.go.id/manajemen_un/web/
Tahap selanjutnya, tiap satuan pendidikan menyerahkan hasil verifikasi file data calon peserta ujian nasional tingkat akhir, kepada panitia ujian nasional yang berada di dinas pendidikan kabupaten/kota. Sementara panitia ujian nasional kabupaten/kota akan memproses file tersebut (mengirim) kepada panitia ujian nasional pusat melalui aplikasi BIO-UN untuk menjadi data peserta ujian nasional.
Dalam rangka pendataan calon peserta Ujian Nasional (UN), panitia pendataan UN tingkat pusat memfasilitasi program pendataan. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah proses pendataan sehingga data yang dihasilkan lebih cepat, tepat, akurat, dan akuntabel.
Silakan Download Juknis Pendataan Peserta UN SMP/MTs, SMA/MA/SMTK/SMAK, dan SMK Tahun Pelajaran 2015/2016
Berikut ini adalah penjelasan umum beberapa istilah yang digunakan dalam petunjuk teknis:
1. Pendataan adalah proses penyampaian data calon peserta ujian nasional sampai dengan diterbitkan kartu peserta ujian nasional oleh satuan pendidikan, meliputi: data satuan pendidikan, biodata siswa calon peserta ujian nasional, dan nilai rapor;
2. Satuan pendidikan adalah satuan pendidikan dasar dan menengah yang meliputi Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Pertama Terbuka (SMPT), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA)/Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK)/Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK), Sekolah Menengah Atas Terbuka (SMAT)
3. Data satuan pendidikan adalah data yang berisi tentang informasi sekolah, antara lain: nama satuan pendidikan, kode satuan pendidikan, alamat satuan pendidikan, kurikulum satuan pendidikan, nama kepala satuan pendidikan, jumlah siswa, status sekolah, dst.;
4. NPSN adalah Nomor Pokok Sekolah Nasional yang ditetapkan oleh PDSP. NPSN menjadi syarat bagi satuan pendidikan yang melaksanakan UN;
5.NISN adalah Nomor Induk Siswa Nasional yang ditetapkan oleh PDSP. NISN menjadi syarat bagi siswa yang mengikuti UN akan digunakan sebagai acuan pengisian data nilai rapor;
6. DAPODIK adalah data pokok pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah yang merupakan sistem penjaringan data pokok pendidikan;
7. EMIS adalah pendataan pendidikan Islam dibawah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama;
8. Biodata siswa calon peserta adalah informasi tentang identitas siswa, antara lain: nama siswa, tempat tanggal lahir, nomor peserta UN jenjang sebelumnya, nomor peserta gagal UN tahun sebelumnya yang mengulang, NISN dan seterusnya;
9. Kode kelas paralel adalah kode yang menunjukkan dimana siswa dikelompokkan berdasarkan kelas paralel, program studi (SMA), dan program studi keahlian (SMK);
10. Nomor induk adalah Nomor Induk Peserta Didik (NIPD) pada satuan pendidikan yang bersangkutan;
11. Daftar Calon Peserta (DCP) adalah daftar usulan calon peserta UN yang diterbitkan oleh satuan pendidikan melalui DAPODIK/EMIS, sesuai dengan format pendataan calon peserta UN diketahui dan disahkan oleh pengawas pada satuan pendidikan;
12. Verifikasi adalah pemeriksaan tentang kebenaran data calon peserta UN oleh satuan pendidikan;
13. Validasi adalah pernyataan kebenaran atas data calon peserta UN dengan dibubuhi tanda tangan kepala satuan pendidikan;
14. Daftar Nominasi Sementara (DNS) adalah daftar calon peserta UN setelah diverifikasi;
15. Daftar Nominasi Tetap (DNT) adalah daftar peserta UN yang sudah divalidasi dan memiliki nomor peserta ujian nasional;
16. Kartu Peserta adalah kartu tanda bukti keabsahan peserta ujian nasional;
17. Petugas pengolah data adalah orang yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pejabat yang berwenang sebagai pengelola data UN;
18. Hak akses adalah kewenangan mengubah dan atau memanfaatkan data hanya untuk kepentingan UN.
Download Pedoman Pendaftaran Calon Peserta US SD - UN SMP/SMA/SMK Berbasis Dapodik Tahun Pelajaran 2015/2016
Download Panduan/Pedoman/Cara Pendaftaran Calon Peserta US SD - UN SMP/SMA/SMK Berbasis Dapodik Tahun Pelajaran 2015/2016- Pendaftaran Calon Peserta Ujian Nasional (UN) tahun 2016 akan menggunakan data Peserta Didik yang terdaftar di Aplikasi Dapodik. Sekolah yang melaksanakan prosedur pendaftaran calon peserta Ujian Nasional melalui Aplikasi Dapodik adalah sekolah yang berada di bawah naungan KEMENDIKBUD dengan bentuk pendidikan SD, SMP, SMA, dan SMK. Sekolah diharapkan segera memeriksa kelengkapan dankemutakhiran data peserta didik calonpeserta UN di Aplikasi Dapodik seperti identitas pribadi peserta didik, NISN, dan data orang tua pesertadidik.
Verifikasi data peserta didik yang menjadi Calon Peserta UN dapat dilakukan diwebsite Manajemen UN. Data hasil verifikasi calon peserta UN (DaftarCalonPeserta,DCP) di website manajemen diserahkan oleh sekolah kepada Panitia UN di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Panitia UN di Kabupaten/Kota akan memproses DCP yang diberikan sekolah untuk diproses menjadi data Peserta Ujian Nasional oleh Panitia UN Pusat.
Untuk mendownload filenya silakan klik Download Pedoman Pendaftaran Calon Peserta UN 2016 dan Petunjuk Penggunaan Website Manajemen UN
Untuk sekolah dengan bentuk pendidikan SDLB,SMPLB,SMLB,danSLB tidak menggunakan prosedur di atas namun memiliki prosedur tersendiri sesuai arahan panitia UN.
A. Peran Sekolah dalam Pendaftaran Calon Peserta US/UN 2016
Verifikasi data peserta didik yang menjadi Calon Peserta UN dapat dilakukan diwebsite Manajemen UN. Data hasil verifikasi calon peserta UN (DaftarCalonPeserta,DCP) di website manajemen diserahkan oleh sekolah kepada Panitia UN di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Panitia UN di Kabupaten/Kota akan memproses DCP yang diberikan sekolah untuk diproses menjadi data Peserta Ujian Nasional oleh Panitia UN Pusat.
Untuk mendownload filenya silakan klik Download Pedoman Pendaftaran Calon Peserta UN 2016 dan Petunjuk Penggunaan Website Manajemen UN
Untuk sekolah dengan bentuk pendidikan SDLB,SMPLB,SMLB,danSLB tidak menggunakan prosedur di atas namun memiliki prosedur tersendiri sesuai arahan panitia UN.
A. Peran Sekolah dalam Pendaftaran Calon Peserta US/UN 2016
- Mengirimkan data keserver Dapodik.
- Pemrosesan data NISN di verval pd terutama bagi peserta didik tingkat akhir(kelas6, 9, dan12).
- Melakukan verifikasi kelengkapan data individual peserta didik calon peserta UN.
- Mengunduh Daftar Calon Peserta (DCP) dan Berita Acara dari website manajemenUN.
- Penyerahan Daftar Calon Peserta (DCP) kepada Panitia UN di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
- Penandatanganan berita acara penyerahan Daftar Calon Peserta (DCP).
- Mengadakan sosialisasi terkait pendataan calon peserta UN berbasiskan Dapodik.
- Menerima Daftar Calon Peserta (DCP) dari sekolah.
- Penandatanganan Berita Acara penyerahan DCP.
- Melakukan verifikasi kelengkapan DCP.
- Mengisi rekap data sekolah yang telah menyerahkan DCP di website Manajemen UN.
- Memproses DCP yang telah diterima dari sekolah ke Aplikasi Biodata UN.
- Memastikan semua sekolah telah menyerahkan DCP.
- Mengadakan koordinasi dengan panitia UN Kabupaten/Kota terkait pendataan calon peserta UN berbasis data Dapodik
- Melakukan verifikasi kelengkapan data sekolah yang telah mengirimkan DCP di setiap Kabupaten/Kota, melalui website Manajemen UN.
- Monitoring data calon peserta UN setiap Kabupaten/Kota di Aplikasi Biodata UN.
- Menetapkan satuan pendidikan peserta UN.
- Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan proses pendataan UN.
Rabu, 04 November 2015
Download Kisi-Kisi UN SMA/MA/SMTK/SMAK Tahun Pelajaran 2015/2016
Kisi-Kisi Ujian Nasional ( UN ) untuk Sekolah Menengah Atas ( SMA), Madrasah Aliyah (MA: MAN), Sekolah menengah Teologi Kristen ( SMTK ), dan Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Tahun Pelajaran 2015/2016- Sahabat Pembaca, dengan mendownload File Kisi-Kisi UN SMA 2016, Anda sekaligus mendapatkan kisi-kisi Ujian Nasional jenjang pendidikan SMA yang meliputi : kisi-kisi UN mata pelajaran Bahasa Indonesia IPA/IPS/Keagamaan, bahasa Indonesia - Bahasa, Sastra Indonesia, bahasa Inggris IPS/IPS/Keagamaan/Bahasa, bahasa Arab, bahasa Jepang, bahasa Jerman, bahasa Prancis, bahasa Mandarin, Matematika IPA, Matematika- IPS, Matematika- Bahasa, Fisika IPA, Kimia IPA, Biologi IPA, Ekonomi IPS, Sosiologi IPS, Geografi IPS, Antropologi-Bahasa, Tafsir, Hadits, Fikih, Kitab Suci, Liturgi, Doktrin Gereja Katolik dan Moral Kristiani, Sejarah Gereja, Etika Kristen, dan kisi-kisi UN SMA Mapel Ilmu Pngetahuan Alkitab.
Silakan Download Kisi-Kisi UN SMA/MA/SMTK/SMAK Tahun Pelajaran 2015-2016
1. Bahasa Indonesia IPA/IPS/Keagamaan
18. Geografi IPS
19. Antropologi-Bahasa
20. Tafsir
21. Hadits
22. Fikih
23. Kitab Suci
24. Liturgi
25. Doktrin Gereja Katolik dan Moral Kristiani
26. Sejarah Gereja
27. Etika Kristen
28. Ilmu Pngetahuan Alkitab
Silakan Download Kisi-Kisi UN SMA/MA/SMTK/SMAK Tahun Pelajaran 2015-2016
1. Bahasa Indonesia IPA/IPS/Keagamaan
- Level Kognitif
- Membaca Nonsastra
- Membaca satra Menulis terbatas
- Menyunting Kata, Kalimat, dan Paragraf
- Menyunting Ejaan dan Tanda Baca
- Level Kognitif
- Membaca non sastra
- Diksi
- Struktur Kebahasaan
- Level Kognitif
- Membaca sastra
- Menulis sastra
- Aspek Kesastraan
- Level Kognifif
- Fungsi Sosial
- Strutur Teks
- Unsur Kebahasaan
- Level Kognitif
- Membaca (Qira’ah)
- Kosa Kata (Mufradat)
- Unsur Kebahasaan (Tarkib/Qawaid)
- Level Kognitif Membaca
- Kosa kata
- Unsur kebahasaan
- Huruf kanji
- Level Kognitif
- Membaca
- Kosa Kata dan Ungkapan Komunikatif
- Unsur Kebahasaan
- Level Kognitif
- Membaca
- Kosa Kata
- Unsur Kebahasaan
- Level Kognitif
- Membaca sastra
- Kosakata
- Struktur Kebahasaan
- Aksara Han
- Level Kognitif
- Aljabar
- Kalkulus
- Geometri dan Trigonometri
- Statistika
- Level Kognitif
- Aljabar
- Kalkulus
- Geometri dan Trigonometri
- Statistika dan Peluang
- Level Kognitif
- Aljabar
- Geometri dan Trigonometri
- Statistika dan Peluang
- Level Kognitif
- Pengukuran dan kinematika
- Dinamika
- Usaha dan energi
- Kalor
- Gelombang dan Optik
- Listrik, Magnet, dan Fisika Modern
- Level Kognitif
- Kimia Dasar
- Kimia Analisis
- Kimia Fisik
- Kimia Organik
- Kimia Anorganik
- Level Kognitif
- Keanekaragaman Hayati dan Ekologi
- Struktur dan Fungsi Makhluk Hidup
- Biomolekuler dan Bioteknologi
- Genetika dan Evolusi
- Level Kognitif
- Konsep Ekonomi
- Konsep Pembangunan
- Manajemen Perekonomian Internasional
- Akuntansi Perusahaan Jasa
- Akuntansu Perusahaan Dagang
18. Geografi IPS
19. Antropologi-Bahasa
20. Tafsir
21. Hadits
22. Fikih
23. Kitab Suci
24. Liturgi
25. Doktrin Gereja Katolik dan Moral Kristiani
26. Sejarah Gereja
27. Etika Kristen
28. Ilmu Pngetahuan Alkitab
Download Naskah Pidato/Amanat Menteri Sosial RI pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2015
Download Naskah Pidato/Amanat Menteri Sosial RI pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2015- Assalamualaikum Warohmatullaahiwabarokaatuh. Salam Sejahtera bagi kita semua, Saudara-saudnra para peserta upacara yang berbahagta, Mengawali amanat ini, marilah kita berdoa seraya bersyukur kehadirat Allah, Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan karunia-Nya sehingga kita semua seluruh bangsa Indonesia, di manapun berada" dapat memperingati kembali Hari Pahlawan l0 November 2015.
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RIke-70, suatu usia kemerdekmn yang cukup matang unfuk ukuran sebagai bangsa yang dewasa dalam bernegara.
Saudara-s audara para peserta upecara yang berbahagia, Peringatan Hari Pahlawan dapat dijadikan sebagai cermin atau refleksi tentang pengorbanan, keteladanan, dan keteguhan untuk menggapai harapan masa depan dengan terus bekerja dan bekerja dalam rangla mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera sebagai cita-cita perjuangan bangsa yang termuat dalam sila kelima Pancasila yang
berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, juga sebagai momenfum dalam rangka menumbuh-kembangkan nilai-nilai persatuan, kepahlawanan, keperintisan, dan kesetiakawanan sos ial.
Oleh karena itu, nilai kepahlawanan sejatinya tidak akan pernah usang atau lekang dimakan jaman karena pada setiap waktu dapat diimplementasikan dan direvitalisasi dari generasi ke generasi sepanjang masa sesuai perkembangan jaman.
Untuk itu penyelenggaraan peringatan Hari Pahlawan selalu menjadi penting, karena dapat digUnakan sebagai barometer tentang seberapa kuat keyakinan kita terhadap nilai-nilai kejuangan dari suatu proses kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, juga sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan
pengorbanan para pahlawan dan pejuang untuk mewujudkan kemerdekaan
dan menjaga tetap utuhnya negara kesatuan Republik Indonesia.
Selengkapnya silakan Download Naskah Pidato/Amanat Menteri Sosial RI pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2015
Baca juga Pedoman Pelaksnaan Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Pahlawan November 2015
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RIke-70, suatu usia kemerdekmn yang cukup matang unfuk ukuran sebagai bangsa yang dewasa dalam bernegara.
Saudara-s audara para peserta upecara yang berbahagia, Peringatan Hari Pahlawan dapat dijadikan sebagai cermin atau refleksi tentang pengorbanan, keteladanan, dan keteguhan untuk menggapai harapan masa depan dengan terus bekerja dan bekerja dalam rangla mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera sebagai cita-cita perjuangan bangsa yang termuat dalam sila kelima Pancasila yang
berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, juga sebagai momenfum dalam rangka menumbuh-kembangkan nilai-nilai persatuan, kepahlawanan, keperintisan, dan kesetiakawanan sos ial.
Oleh karena itu, nilai kepahlawanan sejatinya tidak akan pernah usang atau lekang dimakan jaman karena pada setiap waktu dapat diimplementasikan dan direvitalisasi dari generasi ke generasi sepanjang masa sesuai perkembangan jaman.
Untuk itu penyelenggaraan peringatan Hari Pahlawan selalu menjadi penting, karena dapat digUnakan sebagai barometer tentang seberapa kuat keyakinan kita terhadap nilai-nilai kejuangan dari suatu proses kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, juga sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan
pengorbanan para pahlawan dan pejuang untuk mewujudkan kemerdekaan
dan menjaga tetap utuhnya negara kesatuan Republik Indonesia.
Selengkapnya silakan Download Naskah Pidato/Amanat Menteri Sosial RI pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2015
Baca juga Pedoman Pelaksnaan Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Pahlawan November 2015
Download Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Pahlawan ke-70 Tahun 2015
Download ( File PDF ) Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Pahlawan ke-70 Tahun 2015- Hari Pahlawan adalah Hari Peringatan yang dirayakan pada tanggal 10 November setiap tahunnya di Indonesia.Hari ini untuk memperingati Pertempuran Surabaya yang terjadi pada tahun 1945, di mana para tentara dan milisi indonesia yang pro-kemerdekaan berperang melawan tentara Britania Raya dan Belanda yang merupakan bagian dari Revolusi Nasional Indonesia. ( https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Pahlawan ).
Peringatan Hari Pahlawan merupakan agenda nasional yang diperingati setiap tahun, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Esensi dari Peringatan Hari Pahlawan adalah membangun spirit untuk komitmen dalam berbangsa dan bernegara.
Yang dimaksud dengan membangun spirit untuk komitmen dalam berbangsa dan bernegara adalah membangun semangat untuk berkomitmen mendukung penyelenggaraan pemerintahan sehingga terwujud suatu pengabdian terhadap bangsa dan negara dengan berlandaskan etika dan moral demi mencapai kemajuan bangsa.
Hakikat dari penyelenggaraan Peringatan Hari Pahlawan juga untuk memberikan pengakuan, penghormatan dan penghargaan kepada para pelaku perjuangan agar mendapatkan perlakuan sebagaimana mestinya.
Untuk itu, pelaksanaan Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2015 difokuskan untuk membangun kekuatan bersama yang dapat menjadi daya dorong dalam rangka menyelesaikan masalah kebangsaan.
Peringatan Hari Pahlawan tahun 2015 diharapkan juga dapat memberikan pengaruh langsung/berdampak kepada sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Sehubungan dengan hal tersebut sangatlah tepat apabila Hari Pahlawan 2015 mengambil tema : “Semangat Kepahlawanan adalah Jiwa Ragaku.“ Hal tersebut dapat diwujudkan dengan bekerja, berkarya, peduli dan berbagi untuk sesama, guna mencapai prestasi dan cita-cita.
Melalui Peringatan Hari Pahlawan diharapkan pula dapat memberikan inspirasi kepada para generasi penerus bahwa semangat juang para pendahulu dan pendiri bangsa ini dapat diteladani dan diimplementasikan pada masa kini dalam bentuk perjuangan yang lain.
Selanjutnya pada pelaksanaan Hari Pahlawan Tahun 2015 terbagi dalam 3 kegiatan yaitu : kegiatan utama, pokok, dan penunjang.
1. Kegiatan Utama
a. Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional
b. Upacara Ziarah Nasional
c. Upacara Tabur Bunga di Laut
2. Kegiatan Pokok
a. Upacara-upacara di Dalam Negeri di berbagai tempat
b. Upacara-upacara di Luar Negeri di Kantor Perwakilan RI atau tempat-tempat tertentu
c. Hening Cipta selama 60 detik (1 menit) pada pukul 08.15 waktu setempat atau dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada.
3. Kegiatan Penunjang
a. Kemah Kebangsaan
b. Wisata Sejarah
c. Sarasehan Kepahlawanan
d. Parade Kebangsaan, terdiri dari :
f. Ramah Tamah dengan Tokoh-tokoh Pejuang, Keluarga Pahlawan,
bersama komponen-komponen kebangsaan lainnya.
g. Ziarah Wisata
h. KSN Expo Indotera
Silakan Download Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Pahlawan ke-70 Tahun 2015 file PDF
Baca juga Pengertian Mengheningkan Cipta
Peringatan Hari Pahlawan merupakan agenda nasional yang diperingati setiap tahun, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Esensi dari Peringatan Hari Pahlawan adalah membangun spirit untuk komitmen dalam berbangsa dan bernegara.
Yang dimaksud dengan membangun spirit untuk komitmen dalam berbangsa dan bernegara adalah membangun semangat untuk berkomitmen mendukung penyelenggaraan pemerintahan sehingga terwujud suatu pengabdian terhadap bangsa dan negara dengan berlandaskan etika dan moral demi mencapai kemajuan bangsa.
Hakikat dari penyelenggaraan Peringatan Hari Pahlawan juga untuk memberikan pengakuan, penghormatan dan penghargaan kepada para pelaku perjuangan agar mendapatkan perlakuan sebagaimana mestinya.
Untuk itu, pelaksanaan Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2015 difokuskan untuk membangun kekuatan bersama yang dapat menjadi daya dorong dalam rangka menyelesaikan masalah kebangsaan.
Peringatan Hari Pahlawan tahun 2015 diharapkan juga dapat memberikan pengaruh langsung/berdampak kepada sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Sehubungan dengan hal tersebut sangatlah tepat apabila Hari Pahlawan 2015 mengambil tema : “Semangat Kepahlawanan adalah Jiwa Ragaku.“ Hal tersebut dapat diwujudkan dengan bekerja, berkarya, peduli dan berbagi untuk sesama, guna mencapai prestasi dan cita-cita.
Melalui Peringatan Hari Pahlawan diharapkan pula dapat memberikan inspirasi kepada para generasi penerus bahwa semangat juang para pendahulu dan pendiri bangsa ini dapat diteladani dan diimplementasikan pada masa kini dalam bentuk perjuangan yang lain.
Selanjutnya pada pelaksanaan Hari Pahlawan Tahun 2015 terbagi dalam 3 kegiatan yaitu : kegiatan utama, pokok, dan penunjang.
1. Kegiatan Utama
a. Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional
b. Upacara Ziarah Nasional
c. Upacara Tabur Bunga di Laut
2. Kegiatan Pokok
a. Upacara-upacara di Dalam Negeri di berbagai tempat
b. Upacara-upacara di Luar Negeri di Kantor Perwakilan RI atau tempat-tempat tertentu
c. Hening Cipta selama 60 detik (1 menit) pada pukul 08.15 waktu setempat atau dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada.
3. Kegiatan Penunjang
a. Kemah Kebangsaan
b. Wisata Sejarah
c. Sarasehan Kepahlawanan
d. Parade Kebangsaan, terdiri dari :
- Kirab Kebangsaan
- Salam Pahlawan : “Merdeka!” (dilakukan sehari penuh pada tanggal 10 November dari pukul 06.00 s/d 18.00 waktu setempat)
- Haul Pahlawan/Do’a Bersama
- Pentas Seni
f. Ramah Tamah dengan Tokoh-tokoh Pejuang, Keluarga Pahlawan,
bersama komponen-komponen kebangsaan lainnya.
g. Ziarah Wisata
h. KSN Expo Indotera
Silakan Download Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Pahlawan ke-70 Tahun 2015 file PDF
Baca juga Pengertian Mengheningkan Cipta
Selasa, 27 Oktober 2015
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 Tahun 2015
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 Tahun 2015- Kegiatan dalam rangka memperingati HSP ke-87 Tahun 2015 tengah diselenggarakan secara nasional di tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan pada Perwakilan RI di luar negeri. Peringatan HSP ke-87 yang wajib diselenggarakan oleh lembaga pemerintah dan non pemerintah, organisasi kepemudaan, LSM, lembaga pendidikan dengan tersebut berpedoman pada Pedoman Pelaksanaan Peringatan HSP ke-87 Tahun 2015 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Tema Hari Sumpah Pemuda ke 87 Tahun 2015 yaitu "Revolusi Mental untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi “Satu untuk Bumi”, sedangkan sub temanya adalah sebagai berikut:
Makna Logo Peringatan HSP ke-87 2015
Acara pokok peringatan HSP ke-87 Tahun 2015 dilaksanakan dalam bentuk Upacara Bendera dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Sifat Upacara : Khidmat walau sederhana
b. Hari, Tanggal : Rabu, 28 Oktober 2015
c. Pukul : Jam 08.00 waktu setempat
d. Tempat : Lapangan terbuka
e. Peserta Upacara : ASN, Pelajar, Mahasiswa,
Organisasi Kepemudaan,
Pramuka, PMR, unsur
masyarakat, dll
Susunan acara Upacara Bendera:
a. Komandan Upacara Memasuki Lapangan Upacara.
b. Penghormatan umum kepada Komandan Upacara dipimpin oleh Perwira Upacara.
c. Laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara bahwa Upacara siap dimulai.
d. Inspektur upacara tiba ditempat upacara, barisan disiapkan.
e. Penghormatan umum kepada Inspektur upacara.
f. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara.
Pengibaran bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan ”INDONESIA RAYA”.
h. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur upacara.
i. Pembacaan Teks Pancasila oleh Inspektur upacara, diikuti oleh seluruh peserta upacara.
j. Pembacaan teks Pembukaan UUD 1945.
k. Pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 (didampingi masing-masing oleh 2 orang perwakilan dari 34 provinsi berpakaian adat daerah).
l. Menyanyikan lagu “SATU NUSA SATU BANGSA”.
m. Pembacaan Rancangan Teks Semangat Sumpah Pemuda Merah Putih Menuju Indonesia Hebat (Sumpah Pemuda Jilid II), didampingi perwakilan dari: Papua, Maluku, NTT, NTB, Sulawesi, Bali, Kalimantan, Jawa, dan Sumatera.
n. Menyanyikan lagu “BANGUN PEMUDI PEMUDA”.
o. Penyerahan penghargaan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (diiringilagu “BAGIMU NEGERI”).
p. Amanat Inspektur upacara.
"Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia" -Ir. Soekarno-
" Tatkala waktuku habis tanpa karya dan pengetahuan, lantas apa makna umurku ini?"- KH. Wahid Hasyim- Pahlawan Nasional
Silakan Download Arsip Pidato Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 Tahun 2015
q. Pembacaan Do’a.
r. Laporan.
s. Penghormatan umum kepada Inspektur upacara. Inspektur upacara menempati tempat duduk VVIP.
t. Atraksi pemuda
u. Upacaraselesai.
Demikian tentang Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 Tahun 2015.
Sumber : http://www.kemenpora.go.id/
Tema Hari Sumpah Pemuda ke 87 Tahun 2015 yaitu "Revolusi Mental untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi “Satu untuk Bumi”, sedangkan sub temanya adalah sebagai berikut:
- Revolusi Mental Pemuda Memacu Peningkatan Peringkat Indeks Kinerja Lingkungan (Environmental Performance Index) Indonesia.
- Aksi Revolusi Mental Pemuda Desa dan Kota “Menyelamatkan Bumi Indonesia”.
- Aksi Nyata Pemuda Indonesia: “Satu untuk Bumi”
- Selamatkan Lingkungan Indonesia, Selamatkan Bumi.
- Aksi Hijau Pemuda Kini, Selamatkan Pemuda Mendatang.
- Selamatkan Lingkungan, Ya! Pembakaran Hutan, Tidak! (Save The Environment, Yes. Burning The Forest, No)
- Melalui Revolusi Mental Pemuda Indonesia Mewujudkan Pemuda yang mandiri, pekerja keras, Berkarakter, Berjiwa PatriotikyangCinta Tanah Air.
- Dengan semangat Sumpah Pemuda kita wujudkan pemuda yang taat hukum dan patuh pada Undang-Undang Kepemudaan.
- Dengan Semangat Sumpah Pemuda, pemuda Indonesia siap menyambut dan bersaing dalam Masyarakat ASEAN 2016.
- Dengan Semangat Sumpah Pemuda, kita Perkuat Persatuan dan Kesatuan Pemuda Indonesia.
- Dengan Semangat Sumpah Pemuda, kita rawat dan perkuat nasionalisme pemuda Indonesia.
- Dengan Semangat Sumpah Pemuda,Perkuat Karakter Pemuda Indonesia yang MampuMenjaga Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Dengan Semangat Sumpah Pemuda, Kita Perkuat Identitas Dan Jati Diri Pemuda Indonesia Untuk Menjaga Harkat Dan Martabat Bangsa.
- Dengan Semangat Sumpah Pemuda, Kita Perkuat Kesadaran Pemuda Indonesia Dalam Bela Negara Mewujudkan Indonesia Demokratis, Adil, Makmur Dan Sejahtera.
- Dengan Semangat Sumpah Pemuda Kita Mantapkan Langkah Pemuda Indonesia Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia.
- Dengan Semangat Sumpah Pemuda Kita Tingkatkan Kecintaan Pemuda Indonesia Menjaga Dan Melestariakan Lingkungan.
- DenganSemangat Sumpah Pemuda kita laksanakan Revolusi Mental guna Membangun Pemuda yang Bekarakter, Berkapasitas dan Berdaya Saing.
- Sukseskan HSP ke-87Tahun 2015 sebagai Tahun Kebangkitan Ekonomi Pemuda.
- Melalui Semangat Sumpah Pemuda Kita Perkokoh Persatuan Bangsa untuk Mensukseskan Pembangunan Pemuda yang Berkelanjutan.
- Perkokoh Peran Kepemimpinan, Kepeloporan dan Kewirausahaan Pemuda sebagai Penggerak Pembangunan Nasional
Makna Logo Peringatan HSP ke-87 2015
- Elemen utama logo adalah bumi yang ditopang oleh 3 tangan. Gambar globe menjadi fokus logo sebagai representasi tema utama HSP 2015: "Satu untuk Bumi"
- Sepasang tangan menopang dan satu tangan mengepal (3 tangan) adalah representasi 3 semangat sumpah pemuda: nusa, bangsa, bahasa.Tangan menopang bumi adalah simbol dalam menjagakeberlanjutan gerakan penyelamatan bumi.Tangan terkepal adalah simbol semangat pemuda.
- Elemen tipografi HSP menggunakan variasi pola font 70th Indonesia Merdeka 2015. Warna font hijau adalah simbol alam, bumi, semangat, dan perdamaian sebagai tema HSP 2015.Sedangkan tipografi "Selamatkan bumi-hari sumpah pemuda 2015" adalah identitas kegiatan sekaligus penegasan tema.
- Elemen api merah putih adalah simbol semangat dan kekuatan pemuda Indonesia.
- Pekan Pemuda Berolahraga melalui pertandingan futsal antar OK dikoordinir oleh GEMANUSA yang didukung oleh PP-PON, dihalaman Kemenpora, tanggal 19-22 Oktober 2015.
- Renungan Jiwa dan Do’a Pemuda, 26 Oktober 2015 di Jakarta.
- Seminar Kepemudaan DPD KNPI dari 34 Provinsi se-Indonesia dan Pemecahan Rekor Muri Tari Tradisional, Tanggal 27 Oktober 2015, di Bangka Belitung.
- Upacara Bendera secara serentak di seluruh provinsi, kabupaten/kota, dan Perwakilan Indonesia di luar negeri, tanggal 28 Oktober 2015
- Upacara Bendera Tingkat Nasional peringatan HSP Tahun 2015 dan pemberian penghargaan kepada pemuda berprestasi, penggiat kepemudaan, tanggal28 Oktober 2015, di Tanjung Pinang-Kepulauan Riau. Selengkapnnya, silakan Download Rangkaian Kegiatan HSP ke-87 2015
Acara pokok peringatan HSP ke-87 Tahun 2015 dilaksanakan dalam bentuk Upacara Bendera dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Sifat Upacara : Khidmat walau sederhana
b. Hari, Tanggal : Rabu, 28 Oktober 2015
c. Pukul : Jam 08.00 waktu setempat
d. Tempat : Lapangan terbuka
e. Peserta Upacara : ASN, Pelajar, Mahasiswa,
Organisasi Kepemudaan,
Pramuka, PMR, unsur
masyarakat, dll
Susunan acara Upacara Bendera:
a. Komandan Upacara Memasuki Lapangan Upacara.
b. Penghormatan umum kepada Komandan Upacara dipimpin oleh Perwira Upacara.
c. Laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara bahwa Upacara siap dimulai.
d. Inspektur upacara tiba ditempat upacara, barisan disiapkan.
e. Penghormatan umum kepada Inspektur upacara.
f. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara.
Pengibaran bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan ”INDONESIA RAYA”.
h. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur upacara.
i. Pembacaan Teks Pancasila oleh Inspektur upacara, diikuti oleh seluruh peserta upacara.
j. Pembacaan teks Pembukaan UUD 1945.
k. Pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 (didampingi masing-masing oleh 2 orang perwakilan dari 34 provinsi berpakaian adat daerah).
l. Menyanyikan lagu “SATU NUSA SATU BANGSA”.
m. Pembacaan Rancangan Teks Semangat Sumpah Pemuda Merah Putih Menuju Indonesia Hebat (Sumpah Pemuda Jilid II), didampingi perwakilan dari: Papua, Maluku, NTT, NTB, Sulawesi, Bali, Kalimantan, Jawa, dan Sumatera.
n. Menyanyikan lagu “BANGUN PEMUDI PEMUDA”.
o. Penyerahan penghargaan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (diiringilagu “BAGIMU NEGERI”).
p. Amanat Inspektur upacara.
"Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia" -Ir. Soekarno-
" Tatkala waktuku habis tanpa karya dan pengetahuan, lantas apa makna umurku ini?"- KH. Wahid Hasyim- Pahlawan Nasional
Silakan Download Arsip Pidato Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 Tahun 2015
q. Pembacaan Do’a.
r. Laporan.
s. Penghormatan umum kepada Inspektur upacara. Inspektur upacara menempati tempat duduk VVIP.
t. Atraksi pemuda
u. Upacaraselesai.
Demikian tentang Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 Tahun 2015.
Sumber : http://www.kemenpora.go.id/
Download Kisi-Kisi Soal UN SMP/MTs Tahun 2016
Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional ( UN ) untuk Siswa SMP/MTs Tahun Pelajaran 2015/2016. Adik-adik Kelas 9 SMP/Mts yang berbahagia, menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno, pada rapat koordinasi Mendikbud dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala LPMP, dan Kepala P4TK seluruh Indonesia, Jumat (10/07/2015) di Jakarta bahwa Ujian Nasional ( Utama ) Tahun Pelajaran 2015/2016 akan dilaksanakan mulai bulan April 2016. Untuk itu adik-adik sebaiknya sedini mungkin mempersiapkan segala sesuatunya untuk menghadapi Ujian Nasional SMP Tahun 2016. Mulai detik ini adik-adik harus lebih rajin belajar agar nilai Ujian Nasionalnya baik dan memuaskan.
Adik-adik kelas 9 SMP/MTs, agar Adik-adik lebih bisa terarah/fokus dalam mempelajari materi pelajaran, khususnya tentang materi yang diujikan pada Ujian Nasional, sebaiknya Adik-adik mempelajari dan memahami tentang kisi-kisi soal UN SMP/Mts yang terdiri dari Kisi-Kisi UN SMP/MTs mata pelajaran bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam ( Biologi; Fisika-Kimia ).
Ada 2 link download kisi-kisi soal un SMP/MTs, silakan :
1. Download Kisi-Kisi UN SMP Tahun Pelajaran 2015/2016 File PDF
2. Download Kisi-Kisi UN SMP Tahun Pelajaran 2015/2016 File Microsoft Office Word
Baca juga Kisi-Kisi UN SMA Tahun 2016
Demikian tentang KISI-KISI UJIAN NASIONALSMP/MTs 2015-2016 . Semoga bermanfaat
Adik-adik kelas 9 SMP/MTs, agar Adik-adik lebih bisa terarah/fokus dalam mempelajari materi pelajaran, khususnya tentang materi yang diujikan pada Ujian Nasional, sebaiknya Adik-adik mempelajari dan memahami tentang kisi-kisi soal UN SMP/Mts yang terdiri dari Kisi-Kisi UN SMP/MTs mata pelajaran bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam ( Biologi; Fisika-Kimia ).
Ada 2 link download kisi-kisi soal un SMP/MTs, silakan :
1. Download Kisi-Kisi UN SMP Tahun Pelajaran 2015/2016 File PDF
2. Download Kisi-Kisi UN SMP Tahun Pelajaran 2015/2016 File Microsoft Office Word
Baca juga Kisi-Kisi UN SMA Tahun 2016
Demikian tentang KISI-KISI UJIAN NASIONALSMP/MTs 2015-2016 . Semoga bermanfaat
Minggu, 25 Oktober 2015
Persyaratan Mengajukan Permohonan Surat Izin Penggunaan Gelar Akademik dan Contoh Surat Rekomendasinya
Persyaratan Mengajukan Permohonan Surat Izin Penggunaan Gelar Akademik dan Contoh Surat Rekomendasinya. Sahabat Websitependidikan.com, Surat Izin Penggunaan Gelar Akademik dipersyaratkan bagi para PNS yang saat pengangkatan CPNS/PNSnya menggunakan ijazah yang dimiliki pada saat pengangkatan tersebut, namun saat ini sudah memiliki ijazah pada pendidikan yang lebih tinggi. Misalnya seorang PNS ketika pengangkatannya menggunakan ijazah D2 dan sekarang sudah memiliki ijazah S1, maka untuk bisa menggunakan ijazah atau gelar akademik S1-nya, seorang PNS harus memiliki Surat Izin Penggunaan Gelar Akademik dari Bupati/ BKD atas nama Bupati.
Syarat-syarat Mengajukan Permohonan Surat Izin Penggunaan Gelar Akademik adalah sebagai berikut :
1. Surat Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar dari Kepala Sekolah ( untuk Guru )
Contoh Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar dari Kepala Sekolah:
Berdasarkan :
1. Izin Belajar dari Bupati/Badan Kepegawaian Daerah Kebumen Nomor : ... / ... / ....., tanggal ..... ( sesuaikan dengan Surat Izin Belajar Anda )
2. Ijazah Strata Satu (S-1) Nomor ..............., tanggal.........2015
Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala SD Negeri ...., UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Unit Kecamatan .... Kabupaten ... memberikan rekomendasi kepada :
Nama :
N I P :
Pangkat/Gol.ruang :
Pekerjaan / Jabatan :
Unit Kerja :
Untuk dapat mengurus izin Penggunaan Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) yang telah diperoleh dari Universitas ....
Demikian Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar ini kami buat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
..............................................
Kepala SDN ..........
Nama Kepala Sekolah
NIP.
2. Surat Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar dari Kepala UPTD Dikpora Unit Kecamatan ( atau SKPD )
Contoh:
Berdasarkan:
1. Izin Belajar dari Bupati/Badan Kepegawaian Daerah Nomor : ..., tanggal...
2. Ijazah Strata Satu (S-1) Nomor ...., tanggal ...
3. Rekomendasi Ijin Penggunaan Gelar dari Kepala SD Negeri ... UPT Dinas Dikpora Unit Kecamatan ... Kabupaten ... Nomor : ..., tanggal ...
Kepala UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Unit Kecamatan ... Kabupaten ... memberikan Rekomendasi kepada :
Nama :
N I P :
Pangkat/Gol.ruang :
Pekerjaan / Jabatan :
Unit Kerja :
Untuk dapat mengurus izin Penggunaan Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) yang telah diperoleh dari Universitas ...
Demikian Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar ini kami buat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
......................
Kepala UPT Dinas Dikpora Unit Kec. ...
Nama Ka. UPT
NIP. ...
3. Surat Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar dari Kepala Dinas Dikpora Kabupaten ( untuk Guru )
4. Foto copy Ijazah S1; ( ijazah saat ini )
5. Foto copy Surat Keterangan Pendamping Ijazah ( SKPI ) atau Akta IV
6. Foto copy Transkrip Nilai;
7. Foto copy Izin Belajar;
8. Foto copy SK Terakhir.
Selengkapnya silakan Download Persyaratan Mengajukan Permohonan Surat Izin Penggunaan Gelar Akademik dan Contoh Surat Rekomendasinya.
Syarat-syarat Mengajukan Permohonan Surat Izin Penggunaan Gelar Akademik adalah sebagai berikut :
1. Surat Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar dari Kepala Sekolah ( untuk Guru )
Contoh Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar dari Kepala Sekolah:
KOP SURAT
REKOMENDASI IZIN PENGGUNAAN GELAR
Nomor : 421.2 / ... / 2015.
Nomor : 421.2 / ... / 2015.
Berdasarkan :
1. Izin Belajar dari Bupati/Badan Kepegawaian Daerah Kebumen Nomor : ... / ... / ....., tanggal ..... ( sesuaikan dengan Surat Izin Belajar Anda )
2. Ijazah Strata Satu (S-1) Nomor ..............., tanggal.........2015
Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala SD Negeri ...., UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Unit Kecamatan .... Kabupaten ... memberikan rekomendasi kepada :
Nama :
N I P :
Pangkat/Gol.ruang :
Pekerjaan / Jabatan :
Unit Kerja :
Untuk dapat mengurus izin Penggunaan Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) yang telah diperoleh dari Universitas ....
Demikian Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar ini kami buat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
..............................................
Kepala SDN ..........
Nama Kepala Sekolah
NIP.
2. Surat Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar dari Kepala UPTD Dikpora Unit Kecamatan ( atau SKPD )
Contoh:
KOP SURAT
REKOMENDASI IZIN PENGGUNAAN GELAR
Nomor : 800 / ............. / 2015.
Nomor : 800 / ............. / 2015.
Berdasarkan:
1. Izin Belajar dari Bupati/Badan Kepegawaian Daerah Nomor : ..., tanggal...
2. Ijazah Strata Satu (S-1) Nomor ...., tanggal ...
3. Rekomendasi Ijin Penggunaan Gelar dari Kepala SD Negeri ... UPT Dinas Dikpora Unit Kecamatan ... Kabupaten ... Nomor : ..., tanggal ...
Kepala UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Unit Kecamatan ... Kabupaten ... memberikan Rekomendasi kepada :
Nama :
N I P :
Pangkat/Gol.ruang :
Pekerjaan / Jabatan :
Unit Kerja :
Untuk dapat mengurus izin Penggunaan Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) yang telah diperoleh dari Universitas ...
Demikian Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar ini kami buat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
......................
Kepala UPT Dinas Dikpora Unit Kec. ...
Nama Ka. UPT
NIP. ...
3. Surat Rekomendasi Izin Penggunaan Gelar dari Kepala Dinas Dikpora Kabupaten ( untuk Guru )
4. Foto copy Ijazah S1; ( ijazah saat ini )
5. Foto copy Surat Keterangan Pendamping Ijazah ( SKPI ) atau Akta IV
6. Foto copy Transkrip Nilai;
7. Foto copy Izin Belajar;
8. Foto copy SK Terakhir.
Selengkapnya silakan Download Persyaratan Mengajukan Permohonan Surat Izin Penggunaan Gelar Akademik dan Contoh Surat Rekomendasinya.
Minggu, 11 Oktober 2015
Download Kisi-Kisi Soal/Materi UKG 2015 untuk Guru TK/SD/MI/SLB/SMP/SMA/SMK
Download Kisi-Kisi Soal/Materi Uji Kompetensi Guru ( UKG ) 2015 untuk Guru TK/SD/MI/SLB/SMP/SMA/SMK- Kumpulan Ringkasan Materi UKG 2015/ materi pedagogik dan profesional guru- Sahabat Guru, tentunya teman-teman sudah siap untuk menghadapi Uji Kompetensi Guru Tahun 2015 ( UKG 2015 ) yang akan diselenggarakan pada November 2015. Namun untuk lebih matangnya, ada baiknya kita mengetahui Kisi-Kisi Soal UKG 2015 agar Hasil UKGnya lebih baik. Di bawah ini saya tuliskan 95 link download kisi-kisi soal/materi UKG 2015, silakan downlod sesuai kebutuhan Anda. Baca juga Kumpulan Ringkasan Materi UKG 2015
File Kisi-Kisi Soal UKG 2015 dalam format PDF dapat Anda download dengan mudah karena file-file tersimpan di Google Drive. Silakan klik link download di bawah ini. Adapun daftar link downloadnya sebagai berikut:
Selanjutnya klik segitiga kecil untuk memunculkan daftar pilihan materi kisi-kisi soal UKG 2015, kemudian klik sesuai pilihan Anda, pada contoh di bawah ini saya mengeklik "Bahasa Jepang "
File Kisi-Kisi Soal UKG 2015 dalam format PDF dapat Anda download dengan mudah karena file-file tersimpan di Google Drive. Silakan klik link download di bawah ini. Adapun daftar link downloadnya sebagai berikut:
- Kisi - Kisi Soal UKG Guru TK Tahun 2015
- Kisi - Kisi Soal UKG Guru Kelas SD ( Kelas Rendah )
- Kisi - Kisi Soal UKG Guru Kelas SD ( Kelas Tinggi )
- Agribisnis Aneka Ternak
- Agribisnis Perbenihan dan Kultur Jaringan Tanaman
- Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura
- Agribisnis Tanaman Perkebunan
- Agribisnis Ternak Ruminansia
- Agribisnis Ternak Unggas
- Alat Mesin Pertanian
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris
- Bahasa Arab
- Bahasa Jepang
- Bahasa Jerman
- Bahasa Mandarin
- Bahasa Prancis
- Bahasa Sunda
- Biologi - SMA
- Biologi - Bidang Keahlian Agritek
- Biologi - Bidang Keahlian Perikanan dan Kelautan
- Budidaya Kekerangan
- Budidaya Perikanan
- Budidaya Rumput Laut
- Elektronika Komunikasi
- Fisika - IPA
- Fisika - Bidang Keahlian Perikanan dan Kelautan
- Fisika - TIK
- Geologi Pertambangan - SMK
- Geomatika - SMK
- IPA - SMP
- Instalasi Kapal Baja
- Instalasi Pemesinan Kapal
- Interior Kapal 2015
- Kelistrikan Perkapalan
- Kesehatan Hewan
- Kimia - SMA
- Kimia Analisis
- Kimia Industri
- Kimia SMK Teknologi Rekayasa 2015
- Kimia - Bidang Keahlian Perikanan dan Kelautan
- Konservasi Sumber Daya Hutan
- Matematika - SMA
- Multimedia
- Nautika Kapal Niaga
- Nautika Kapal Penangkap Ikan
- Pengawasan Mutu Hasil Pertanian dan Perikanan
- Penyuluhan Pertanian
- Perbaikan Body Otomotif
- Rekayasa Perangkat Lunak
- SLB - Tuna Netra
- SLB - Autis
- SLB - Tuna Daksa
- SLB - Tuna Grahita
- SLB - Tuna Rungu
- Teknik Elektronika Audio Video
- Teknik Sepeda Motor
- Teknik Alat Berat
- Teknik Elektronika Industri
- Teknik Furniture - SMK
- Teknik Gambar Bangunan - SMK
- Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik
- Teknik Inventarisasi dan Pemetaan Hutan
- Teknik Jaringan Akses
- Teknik Jaringan Instalasi Tenaga Listrik - SMK
- Teknik Kapal Fiberglass
- Teknik Kendaraan Ringan 2015
- Teknik Komputer dan Jaringan
- Teknik Konstruksi Baja - SMK
- Teknik Konstruksi Batu Beton
- Teknik Konstruksi Kayu - SMK
- Teknik Mekatronika
- Teknik Otomasi Industri - SMK
- Teknik Ototronik
- Teknik Pembangkit Tenaga Listrik - SMK
- Teknik Pemboran Minyak dan Gas
- Teknik Pendingin dan Tata Udara - SMK
- Teknik Pengelasan Kapal
- Teknik Pengolahan Minyak dan Gas - SMK
- Teknik Plambing dan Sanitasi - SMK
- Teknik Produksi Hasil Hutan
- Teknik Produksi Minyak dan Gas - SMK
- Teknik Produksi dan Penyiaran Program Radio dan Pertelevisian
- Teknik Rancang Bangun Kapal
- Teknik Suitsing
- Teknik Tanah Air
- Teknik Transmisi Telekomunikasi
- Teknika Kapal Penangkap Ikan
- Teknik Kapal Kayu
- Teknologi Informasi dan Komunikasi - SMA
- Teknologi Informasi dan Komunikasi - SMK
- Teknologi Informasi dan Komunikasi - SMP
- Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan
- Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian
- UKG Teknik Kendaraan Ringan
Selanjutnya klik segitiga kecil untuk memunculkan daftar pilihan materi kisi-kisi soal UKG 2015, kemudian klik sesuai pilihan Anda, pada contoh di bawah ini saya mengeklik "Bahasa Jepang "
Setelah muncul seperti tampilan screenshot di bawah ini, silakan klik "Simbol Download"
Selesai. Selamat belajar
Demikian tentang Kisi-Kisi Soal/Materi UKG 2015 untuk Guru TK/SD/MI/SLB/SMP/SMA/SMK. Semoga para Guru Indonesia mendapatkan nilai UKG yang baik. Sukses selalu Guru Indonesia.
Selasa, 15 September 2015
Download Formulir PUPNS untuk Mempermudah Pengisian ePUPNS BKN
Download Formulir PUPNS untuk Mempermudah Pengisian ePUPNS BKN- Sahabat PNS, mengingat sampai saat ini ( 16-09-2015 ) kondisi server ePUPNS belum bisa stabil di waktu siang maupun malam, ada baiknya bagi Anda yang belum melakukan registrasi PUPNS di ePUPNS BKN ataupun yang sedang dalam proses pengisian data PUPNS, terlebih dahulu mengisi data-data secara manual di Formulir PUPNS. Jika formulir telah terisi dengan lengkap maka ketika Anda bisa login, dapat menginputkan data dengan cepat yakni hanya menyalin data yang ada di Formulir PUPNS manual.
Formulir PUPNS ini hanya sebagai alat bantu pengisian ePUPNS online. File formulir pupns pdf sudah saya upload di Google Drive, sehingga Anda dapat dengan cepat mendownloadnya.
Silakan Download Formulir PUPNS pdf.
Sebagaimana kita alami bersama bahwa untuk login ePUPNS saja masih sulit, apalagi pada siang hari, wah untung-untungan. Siapa sinyal kuat dan cepat, itu lah yang dapat masuk ke wilayah aplikasi ePUPNS BKN, dan siapa yang sinyalnya lemah ( he he seperti di daerah saya ), waw harus menunggu dini hari, ini saja belum tentu bisa mengaksesnya.
Nah kalau saya sendiri memakai ajian/jurus mumpung bisa online dan formulir sudah terisi lengkap, maka dalam mengisi berbagai form pengisian data PUPNS pun bisa lebih cepat selesai. Namun memang ya dua kali kerja. he he. Dua kali kerja pun tidak masalah yang penting tidak berhenti di tengah jalan. Waw repot juga ya jika sudah susah-susah mencari waktu untuk dapat login, eh ternyata ketika pengisian sudah dilakukan tapi data belum disimpan, eh tiba-tiba koneksi internet terputus, hmm semoga tidak terjadi seperti itu lah ya...
He he, dengan mengisi Formulir PUPNS manual dan mengisinya, PNS juga minta bantuan ke Suami/Istri, anak, saudara, dan orang lain loh. Tapi ingat, Anda harus tetap mengeceknya loh jika Anda minta tolong ke siapa pun. Jadi jangan sampai dikemudian hari baru ketahuan salah setelah data dikirimkan.
Demikian tentang Download Formulir PUPNS untuk Mempermudah Pengisian ePUPNS BKN.
Semoga bermanfaat
Formulir PUPNS ini hanya sebagai alat bantu pengisian ePUPNS online. File formulir pupns pdf sudah saya upload di Google Drive, sehingga Anda dapat dengan cepat mendownloadnya.
Silakan Download Formulir PUPNS pdf.
Download Formulir PUPNS via Contoh Formulir PUPNS Excel
Sebagaimana kita alami bersama bahwa untuk login ePUPNS saja masih sulit, apalagi pada siang hari, wah untung-untungan. Siapa sinyal kuat dan cepat, itu lah yang dapat masuk ke wilayah aplikasi ePUPNS BKN, dan siapa yang sinyalnya lemah ( he he seperti di daerah saya ), waw harus menunggu dini hari, ini saja belum tentu bisa mengaksesnya.
Nah kalau saya sendiri memakai ajian/jurus mumpung bisa online dan formulir sudah terisi lengkap, maka dalam mengisi berbagai form pengisian data PUPNS pun bisa lebih cepat selesai. Namun memang ya dua kali kerja. he he. Dua kali kerja pun tidak masalah yang penting tidak berhenti di tengah jalan. Waw repot juga ya jika sudah susah-susah mencari waktu untuk dapat login, eh ternyata ketika pengisian sudah dilakukan tapi data belum disimpan, eh tiba-tiba koneksi internet terputus, hmm semoga tidak terjadi seperti itu lah ya...
He he, dengan mengisi Formulir PUPNS manual dan mengisinya, PNS juga minta bantuan ke Suami/Istri, anak, saudara, dan orang lain loh. Tapi ingat, Anda harus tetap mengeceknya loh jika Anda minta tolong ke siapa pun. Jadi jangan sampai dikemudian hari baru ketahuan salah setelah data dikirimkan.
Demikian tentang Download Formulir PUPNS untuk Mempermudah Pengisian ePUPNS BKN.
Semoga bermanfaat
Langganan:
Postingan (Atom)
















